AYOJAKARTA.COM - Tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi Rafael Alun Trisambodo membantah tentang tudingan brankas bongkahan emas puluhan kilo yang disita KPK.
Rafael Alun Trisambodo mengatakan bahwa KPK melakukan penggeledahan pada hari Senin 27 Maret 2023 di rumahnya sekitar jam setengah 8 malam.
"Senin lalu kami sedang berada di rumah sekitar jam setengah delapan malam, itu datang petugas dari KPK dan menyampaikan maksud dan tujuannya adalah untuk melakukan penggeledahan, " kata Rafael Alun Trisambodo.
Baca Juga: Viral Video Rafael Alun Trisambodo Terciduk Menangis Heboh Usai Klarifikasi, Netizen: Akting Tuh!
Rafael juga mengungkapkan bahwa penggeledahan tersebut juga didampingi oleh kuasa hukumnya pada saat itu.
Penggeledahan yang dilakukan KPK ini juga disaksikan oleh ketua RT dan keamanan di lingkungan sekitar.
"Saya welcome pada saat itu karena memang dalam pikiran saya tidak ada yang saya sembunyikan, " kata Rafael.
Selanjutnya Rafael mengatakan bahwa KPK pada saat itu menyita laporan rincian kos-kosan istrinya berapa pendapatannya, serta rincian aset-aset yang diperoleh, fotocopy sertifikat dan sepeda brompton.
"Kemudian tasnya istri saya juga diambil, ada perhiasan seperti cincin dan gelang yang dipakai sehari-hari itu juga disita, " kata Rafael yang dikutip di tayangan Kompas TV, Jumat (31/3).
Sementara itu, Rafael juga menyayangkan sikap KPK yang menyita uang tunainya sebesar Rp 40 juta yang akan ia gunakan untuk membayar THR para karyawannya nanti.
Baca Juga: Teka-teki Artis Inisial R Terseret Kasus Rafael Alun, Benarkah Itu Raffi Ahmad? Ini Ciri-cirinya
Ayah Mario itu juga mengaku kebingungan untuk bisa membayar THR nanti, karena pada saat ini ia sudah tidak memiliki uang lagi.
Di sisi lain rafael secara blak-blakan mengatakan bahwa penggeledahan di rumah Simprug Jaksel, memang tidak ada brankas emas puluhan kilo yang disita KPK.
"Pada saat penggeledahan di Simprug. Kami tidak memiliki emas dan berita ini sudah jelas bohong, " katanya lebih lanjut.***

Share this article
Rafael Alun Trisambodo membantah dirinya memiliki brankas emas hingga disita KPK seperti berita yang selama ini beredar.