AYOJAKARTA.COM – Update terbaru kasus Bjorka, polisi belum bisa mengungkap identitas sosok penjual data Kominfo di situs Breached.to tersebut.
Belum lama ini, polisi telah mengamankan sosok MAH yang diduga sebagai dalang dari kejahatan penjualan data dan penyebaran informasi pribadi dari pejabat pemerintah Indonesia.
Sayangnya, MAH bukanlah sosok Bjorka yang dicari-cari, melainkan hanya seorang penjual es yang bahkan tidak memiliki komputer di rumahnya.
Baca Juga: Tahu Kasus Ferdy Sambo Bakal Tak Temui Titik Terang, Irma Hutabarat Sebut Alasan: Oknum Gerombolan
Akan tetapi, pihak kepolisian tetap menjadikannya sebagai tersangka dari kasus pembocoran dana Kominfo dan beberapa instansi atau perusahaan besar di Indonesia.
MAH disebutkan telah menyediakan channel Telegram untuk Bjorka dalam menjalankan aksinya dan memperoleh panggung di tengah masyarakat Indonesia yang penasaran akan sosoknya.
Namun, pengamanan MAH belum bisa jadi petunjuk kuat untuk mengetahui siapa dalang di balik topeng Bjorka yang sudah membuat resah masyarakat dan pemerintah Indonesia akhir-akhir ini.
Atas dasar hal tersebut, Bjorka asli malah mengejek pemerintah atas insiden ‘salah tangkap’ yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Bahkan, ia mengejek pemerintah dengan menawarkan bantuan apabila pemerintah Indonesia kesulitan mencari dirinya.
Baca Juga: Demo Save Gubernur Papua Masyarakat Tuntut Cabut Status Tersangka, Dinilai Ada Diskriminalisasi ?
Di sisi lain, Polri sudah menyusun rencana untuk melacak keberadaan dan mengungkap identitas Bjorka yang diduga telah meretas berbagai database milik pemerintah dan menjualnya di forum online.
Dikutip AyoJakarta.com dari PMJ News pada artikel yang berjudul “Buru Sosok Bjorka, Polri Buka Opsi Kerja Sama dengan Pihak Luar Negeri,” diketahui bahwa pihak kepolisian telah membuka kemungkinan kerja sama dengan pihak luar negeri dalam mengungkap sosok Bjorka.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa pihaknya bisa saja menjalin kerja sama dengan pihak luar untuk menemukan tersangka dan mengungkap identitas sosok Bjorka ini.
"Ya tidak menutup kemungkinan ya, kemungkinan juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak luar (negeri),” ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).
Walaupun demikian, Dedi Prasetyo tidak memberi informasi tentang siapa pihak yang memungkinkan untuk diajak bekerja sama dalam hal ini.
Baca Juga: KSPSI Jawa Barat Melayangkan 4 Tuntutan di Aksi Demo Hari ini, Apa Saja?
Seperti yang telah diketahui sebelumnya, pemerintah sudah membentuk tim khusus beranggotakan BSSN, BIN, Polri, dan Kominfor untuk mencari keberadaan dan mengungkap sosok Bjorka.
Namun, sampai saat ini belum ada hasil yang terlihat tentang siapa identitas asli dari sosok Bjorka yang meresahkan masyarakat dan pemerintah Indonesia ini.
“Komunikasi terakhir dengan timsus bahwa tim masih bekerja, karena proses pembuktiannya ini juga perlu pendalaman dari sisi scientific. Oleh karenanya tidak terburu-buru, tim masih bekerja terus terdiri dari Polri, BIN, Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Kemkominfo, dan sebagai koordinator adalah Pak Menkopolhukam," ucapnya.
"Nanti apabila sudah ada informasi sekali lagi ya rekan-rekan untuk bersabar nanti akan saya sampaikan kepada rekan-rekan. Proses pendalaman kasus ini juga cukup panjang," tandasnya.
Sebelumnya, dua orang telah dicurigai oleh pihak kepolisian dan diduga berkaitan atau bahkan merupakan sosok Bjorka berdasarkan informasi yang tersebar di sosial media.
Kedua orang tersebut adalah MAH dan MSF, pemuda asal Madiun dan Cirebon yang ternyata tidak satupun dari mereka merupakan sosok asli dari Bjorka. ***

Share this article
Di sisi lain, Polri sudah menyusun rencana untuk melacak keberadaan dan mengungkap identitas Bjorka yang diduga telah meretas berbagai data.