AYOJAKARTA.COM – Selain CCTV di rumah Ferdy Sambo, satu barang yang menjadi ‘saksi kunci’ atas terbunuhnya Nofriansyah Yosua Hutabarat adalah telepon genggam atau HP milik korban mendiang Brigadir J.
Sampai saat ini, tidak diketahui di mana keberadaan HP milik Brigadir J tersebut. Penasihat hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, menceritakan hal yang aneh terkait dengan HP tersebut.
Menurut keterangan keluarga Brigadir J kepada Martin Simanjuntak, HP milik Brigadi J tiba-tiba akitf karena nomor tersebut diketahui keluar dari grup WhatsApp keluarga.
Martin bercerita bahwa keluarga Brigadir J atau Yosua menerima notifikasi dari HP Brigadir J, dengan nama kontak Dx Yosua yang tersimpan di ponsel Yuni (kakaknya), keluar Grup WA keluarga pagi ini pukul 07.19 WIB.
“Saya ada kirim satu lagi, mereka (anggota grup WA keluarga) bertanya-tanya di dalam grup, ada tulisan ‘Bang Frian keluar’,” ungkap Martin Simanjuntak dalam wawancaranya dengan Kompas TV, Selasa 8 November 2022.
Bang Frian, menurut Martin SImanjuntak, merupakan nama kontak yang disimpan oleh adik dari Brigadir J atau Yoshu. Frian, katanya, adalah nama panggilan Brigadir J di keluarga.
Martin Simanjuntak merasa bingung kenapa bisa nomor WA Brigadir J itu bisa keluar dari grup keluarga. “Saya curiganya keluarnya(nomor HP Brigadir J) ini bukan karena kebetulan.”
Sebelumnya, pada Juli lalu, Polri menyebut handphone atau ponsel milik Brigadir J yang meninggal dibunuh di rumah Ferdy Sambo telah diamankan oleh penyidik untuk diteliti di laboratorium forensik (labfor).
“HP sudah ada di Puslabfor dan penyidik sudah memintakan untuk diteliti oleh labfor Polri," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan Senin 18 Juli 2022.
Keterangan soal hilangnya HP Brigadir Yoshua itu disampaikan pengacara keluarga Brigadir Yoshua saat mendatangi Bareskrim Polri. Pengacara keluarga Brigadir Yoshua datang untuk melaporkan dugaan pembunuhan berencana.
"Handphone yang kita laporkan itu handphone-nya Almarhum (Brigadir J) ada tiga atau empat, itu sampai sekarang belum ditemukan," ungkap pengacara keluarga Brigadir Yoshua, Kamaruddin Simanjuntak kala itu seperti dilansir pmjnews.com.

Share this article
Penasihat hukum Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, menceritakan hal yang aneh terkait dengan HP mendiang Brigadir J.