AYOJAKARTA.COM – Terungkap sudah dugaan kasus pemerkosaan yang dituduhkan Putri Candrawathi pada mendiang Brigadir Norfiansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Dugaan kasus pemerkosaan yang dituduhkan kepada Brigadir J ternyata tidak diketahui anak buah Ferdy Sambo.
Pasalnya dugaan kasus pemerkosaan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi terjadi di rumah Ferdy Sambo yang berada di Magelang.
Baca Juga: Akhirnya Bisa Tidur, Ini Arti Tanda Bulat di Chat WhatsApp
Tuduhan pemerkosaan yang dialami Putri Candrawathi, tertulis dalam dakwaan atas terdakwa Ferdy Sambo dalam sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (17/10/2022).
Dibacakan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tayangan YouTube PN JAKARTA SELATAN, bahwa Putri Candrawathi yang saat itu sedang di kamar menyuruh Ricky Rizal untuk memanggil Brigadir J.
Kemudian Brigadir J menemui Putri Candrawathi dengan duduk di lantai, sementara Putri duduk di atas kasur sambil bersandar.
Baca Juga: Ternyata Ini Arti Tanda Lingkaran Putus di WhatsApp
Ricky Rizal meninggalkan Putri dan Brigadir J beruda di dalam kamar, sekitar 15 menit lamanya.
Setelah itu Brigadir J keluar dari kamar Putri Candrawathi dan turun dari lantai dua.
Saat itu juga Kuat Maruf masuk ke kamar Putri Candrawathi dan menyarankan agar menghubungi Ferdy Sambo.
Baca Juga: Milano Lubis Mengundurkan Diri Sebagai Kuasa Hukum Rizky Billar, Ini Penyebabnya
“Ibu harus lapor bapak. Jangan sampai di rumah tangga ibu ada duri dalam daging,” katanya.
JPU mengatakan bahwa saat itu Kuat Maruf disebutkan belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara Brigadir J dan Putri Candrawathi.
Putri Candrawathi menuruti saran dari Kuat Maruf untuk menghubungi Ferdy Sambo.
“Sekitar dini hari tanggal 8 Juli tahun 2022, Ferdy Sambo menerima telepon dari saksi Putri Candrawathi,” tegas JPU.
Putri meminta Ferdy Sambo untuk tidak berbicara kepada siapa-siapa tentang yang ia ceritakan.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Angkat Bicara Soal Lesti kejora Cabut Laporan KDRT: Wanita Sunda Memang Tidak Tegaan
“Jangan hubungi siapa-siapa dan jangan hubungi yang lain mengingat rumah di Magelang kecil dan takut ada orang lain yang mendengar cerita tersebut dan khawatir akan tersebar,” kata Putri Candrawathi.
Ferdy Sambo akhirnya menuruti apa yang dikatakan Putri Candrawathi, sehingga yang mengetahui soal pelecehan seksual yang dituduhkan Putri pada Brigadir J hanya dirinya.
Dalam pembicaraan lewat telepon, Putri Candrawathi menceritakan kepada Ferdy Sambo sambil menangis.
“Bahwa korban Brigadir J selaku ajudan Ferdy Sambo yang ditugaskan untuk mengurus segala keperluan saksi Putri telah masuk ke kamar pribadi Putri,” ucap JPU.
Dikatakan Putri Candrawathi, Brigadir J telah melakukan perbuatan kurang ajar terhadap dirinya.
Mendengar itu, Ferdy Sambo marah besar kepada Brigadir J, atas tuduhan pemerkosaan kepada Putri Candrawathi.
Tidak hanya itu, Putri Candrawathi mengatakan kalau tubuh Brigadir J lebih besar dibanding ajudan lainnya, sehingga dia takut terjadi hal yang tidak diinginkan.
Hingga akhirnya Ferdy Sambo meminta istrinya untuk segera pulang ke Jakarta dan menceritakan kejadian di Magelang.***

Share this article
Tidak diketahui anak buah Ferdy Sambo, terungkap dugaan kasus pemerkosaan yang dituduhkan Putri Candrawathi pada mendiang Brigadir J.