Bagaimana Kesiapan Industri Tebu Nasional Jelang Peluncuran Massal Bensin E5?

Ilustrasi Bioetanol dari Tebu. (Sumber: Chat GPT)
Ilustrasi Bioetanol dari Tebu. (Sumber: Chat GPT)
Poin Penting
  • Peluncuran bensin E5 pada Juli 2026 terganjal defisit tebu nasional yang mengancam stabilitas ketahanan pangan.

  • Ekspansi lahan tebu untuk mengejar target bioetanol memicu lonjakan angka deforestasi di Merauke, Papua Selatan.

  • Proyeksi biaya operasional Rp170 triliun menjadi beban berat di tengah kondisi fiskal APBN yang defisit Rp240,1 T.

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia bersiap meluncurkan bensin E5 secara massal pada Juli 2026.

Produk ini dikenal dengan nama Pertamax Green 95. Bahan bakar ini merupakan campuran bensin dengan 5 persen bioetanol berbasis tebu.

Langkah ini bertujuan menekan emisi karbon di sektor transportasi. Namun, kesiapan industri tebu nasional kini menjadi sorotan utama.

Saat ini, produksi tebu nasional masih mengalami defisit kronis. Produksi yang ada bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya persaingan antara kebutuhan pangan dan energi.

Jika tebu dipaksa beralih fungsi menjadi bahan bakar, ketahanan pangan nasional bisa terancam.

Pemerintah berupaya mengatasi masalah ini melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, Papua Selatan.

Wilayah ini ditargetkan mampu memproduksi 1,2 juta kiloliter bioetanol pada tahun 2030.

Namun, ekspansi lahan tebu secara masif ini juga membawa risiko lingkungan. Angka deforestasi di Merauke melonjak dari 2.632 hektare pada 2024 menjadi 6.557 hektare pada 2025.

Di sisi lain, PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus memperkuat sektor hulu.

Mereka menekankan pentingnya sinergi dengan petani tebu. Petani dianggap memiliki posisi strategis karena menyediakan molases atau tetes tebu sebagai bahan baku utama bioetanol.

Tantangan terbesarnya adalah menghadirkan harga bioetanol yang terjangkau bagi konsumen namun tetap menguntungkan bagi petani.

Dukungan pemerintah juga mengalir melalui perbaikan tata kelola perkebunan. Kementerian Koordinator Bidang Pangan berencana memperbaiki distribusi pupuk dan sistem pengairan.

Hal ini dilakukan demi meningkatkan produktivitas tebu di tingkat petani.

Selain itu, pemerintah merilis PMK Nomor 34 Tahun 2026 untuk membebaskan cukai etanol bagi bensin E5.

Meskipun ada insentif pajak, beban finansial pengembangan energi ini tetap sangat besar.

Lembaga CELIOS mengestimasi kebutuhan dana hingga Rp170 triliun hingga tahun 2035.

Di saat yang sama, APBN mengalami defisit Rp240,1 triliun pada kuartal I tahun 2026.

Kesiapan industri tebu nasional akhirnya sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, industri, dan petani.

Tanpa pasokan bahan baku yang stabil di sektor hulu, ambisi energi bersih ini berisiko menjadi solusi yang sulit dipertahankan dalam jangka panjang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Merauke
# bioetanol
# tebu nasional

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.