AYOJAKARTA.COM - Alat peraga kampanye atau APK kembali memakan korban.
Kali ini sepasang lansia bernama Salim yang berusia 68 tahun dan istrinya bernama Oon usia 61, menjadi korban kecelakaan tunggal akibat alat peraga kampanye yang berada di pinggir jembatan mampang, Jakarta Selatan.
Akibat kecelakaan tersebut, keduanya harus menjalani perawatan akibat luka.
Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat, JPPR, Nurlia Dian Paramita mengatakan meskipun seharusnya berfungsi sebagai sarana informasi calon, keberadaan APK kerap kali menyalahi aturan dan memberikan dampak negatif kepada masyarakat.
"Banyak APK yang tidak mematuhi aturan terpasang di tempat-tempat yang dilarang, seperti pohon dan pinggir jalan raya. Hal ini menimbulkan risiko bahaya bagi masyarakat, terutama pengendara yang harus melintas di jalur tersebut," jelas Paramita, dikutip dari Kompas TV, Kamis 18 Januari 2024.
Dia menceritakan pemasangan APK seringkali terlalu padat dan tidak memperhatikan ruang yang cukup, mengganggu ketertiban umum dan merugikan aspek keamanan lalu lintas.
Pelanggaran tersebut bukan hanya mengganggu ketertiban umum tetapi juga melibatkan aspek keselamatan berkendara.
Menurutnya, meskipun APK memiliki peran sebagai alat peraga kampanye, pendekatan pendidikan pemilih melalui sosialisasi juga dianggap penting.
"Terlalu banyaknya APK yang terpasang di sekitar area pemukiman bisa membuat masyarakat bingung dan malas mencari informasi yang sebenarnya," lanjut dia.
Baca Juga: Viral! Demi Biaya Kampanye, Caleg Erfin Dewi Sudanto Rela Jual Ginjal
Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu diharapkan memiliki peran yang lebih aktif dalam menertibkan pemasangan APK.
Mitha menjelaskan pelanggaran pemasangan APK ini menjadi ajang lempar tanggung jawab antara Bawaslu, Panwaslu, dan Satpol PP. Ketiga saling menunggu perintah.
Oleh karena itu dia meminta perlu adanya koordinasi yang lebih baik antara Bawaslu dan Satpol PP.
Penurunan APK sudah diatur secara cermat untuk menghindari pelanggaran aturan dan potensi risiko di jalan raya.
Sebelum kejadian yang menimpa pasangan lansia di Jakarta, kecelakaan yang disebabkan oleh APK juga terjadi di Kebumen.
Bahkan dalam kejadian tersebut menimbulkan seorang korban jiwa.***

Share this article
Kali ini sepasang lansia bernama Salim yang berusia 68 tahun dan istrinya bernama Oon usia 61, menjadi korban kecelakaan tunggal APK