AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini nama pengacara OC Kaligis menjadi perhatian masyarakat, karena ikut mengomentari kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.
OC Kaligis menyoroti berbagai hal dalam kasus Jessica Kumala Wongso, mulai dari keterangan ahli hingga menyinggung soal otopsi Wayan Mirna Salihin.
Nama OC Kaligis memang tidak asing di kalangan masyarakat, karena ia sudah berkarir lebih dari 50 tahun.
Terlebih dia tidak hanya mampu menangani kasus kelas teri, dirinya juga turut menuntaskan kasus kelas kakap baik dalam negeri maupun luar negeri.
Lalu seperti apa profil OC Kaligis? Simak informasi yang dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com berikut ini.
Profil OC Kaligis
Otto Cornelis (OC) Kaligis adalah seorang advokat yang sudah berkarir di dunia hukum sejak tahun 1966.
Ia pernah menempuh pendidikan di Universitas Parahyangan Bandung dan setelah lulus mengikuti magang sebagai asisten notaris FA Tumbuan di Jakarta.
Kemudian, setelah menyelesaikan magangnya OC Kaligis diangkat menjadi asisten notaris.
Setelah melewati berbagai rintangan di dunia hukum dan advokat, ia berhasil menjadi pengacara dan mendirikan Law Firm OC Kaligis & Associates pada tahun 1977.
Berbagai perkara telah diselesaikan olehnya hingga mendapatkan julukan ‘Manusia Sejuta Perkara’.
Selama menjadi pengacara, OC Kaligis pernah menjadi kuasa hukum Presiden RI ke-2 yaitu Presiden Soeharto.
Selain itu, dirinya juga pernah menjadi pengacara berbagai tokoh seperti Ginandjar Kartasasmita, Beddu Amang, eks Gubernur BI Aulia Pohan, mantan Kapolri Jenderal Dibyo Widodo, mantan Dirut Bank Mandiri ECW Neloe, dan Muhammad Nazaruddin.
Tidak hanya kasus pidana perorangan saja, ayah artis Velove Vexia itu juga pernah menangani kasus perusahaan besar seperti Ongko Grup, Humpuss, Mulia Group, Bank Modern, dan Bank Danamon.
Selain menjadi advokat, OC Kaligis juga menjadi guru besar di beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Manado, Universitas Trisakti, Universitas Katolik De La Salle, Sespim, Sespati, dan Lemhanas.
Akan tetapi, pada 14 Juli 2015 karirnya sempat jatuh karena tersandung kasus dugaan suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Medan, Sumatera Utara.***

Share this article
OC Kaligis menyoroti kasus Jessica Kumala Wongso, mulai dari keterangan ahli hingga menyinggung soal otopsi Wayan Mirna Salihin.