AYOJAKARTA.COM -- Munculnya tudingan politik dinasti yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah ramai menjadi perhatian publik.
Hal itu semakin mencuat ketika Gibran Rakabuming Raka resmi dipilih sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
Banyak pihak menilai, langkah Gibran maju di Pilpres adalah upaya Presiden Jokowi melanggengkan dinastinya dalam pemerintahan RI.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Seberapa Tajam Mata Kamu? Temukan Angka 5 pada Kumpulan Angka Acak Ini
Menanggapi hal itu, Prabowo Subianto mengatakan jika semua yang ada di Indonesia melakukan praktik politik dinasti.
Prabowo meminta agar masyarakat tidak mencari sisi negatif dari hal tersebut.
"Oh, dinasti. Semua dinasti, Bung! Semua dinasti, ya kan? Kita jangan cari yang negatiflah. Cari yang positif, ya. Orang ingin berbakti apa salahnya, ya kan?" ujar Prabowo Subianto dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa (24/10/2023).
Menurut Prabowo, dirinya pun juga tak lepas dari politik dinasti tersebut.
"Saya juga dinasti. Saya anaknya Soemitro, cucunya Margono Djojohadikusumo. Paman saya gugur untuk Republik Indonesia. Kita dinasti Merah Putih. Kita dinasti patriot," ungkap Prabowo.
Prabowo menjelaskan, runtutan tersebut adalah bagian dari langkah keluarganya yang ingin mengabdi untuk rakyat.
Karena itu, Prabowo menganggap tidak mempermasalahkan adanya isu politik dinasti terhadap Presiden Jokowi.
Sebab, Prabowo yakin, Presiden Jokowi memiliki keinginan untuk mengabdi untuk rakyat.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin Punya Mata Tajam? Coba Temukan 1 Pensil yang Berbeda pada Gambar Ini
"Kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat. Kalau dinastinya Pak Jokowi ingin berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa?," jelas Prabowo.
"Jadi berpikir yang baiklah. Berpikir positif, ya," pungkasnya.
Diketahui, Prabowo Subianto telah mendeklarasikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya pada Minggu (22/10/2023) malam.
Besok (Rabu, 25/10/2023), Prabowo-Gibran bakal mendaftarkan diri sebagai capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Share this article
Banyak pihak menilai, langkah Gibran maju di Pilpres adalah upaya Presiden Jokowi melanggengkan dinastinya dalam pemerintahan RI.