AYOJAKARTA.COM — Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka resmi diusung menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Gibran yang merupakan salah satu kader PDIP dipertanyakan status keanggotaannya setelah menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah berkomunikasi dengan Puan Maharani mengenai keanggotaannya di PDIP.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Mbak Puan di Jumat malam kemarin," kata Gibran, dikutip dari kanal YouTube MetroTV.
Baca Juga: Politik Makin Panas! Jokowi, Gibran, Kaesang dan Anwar Usman Dilaporkan ke KPK atas Dugaan Nepotisme
Selain bertemu dengan Puan, Gibran juga telah bertemu dengan Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN-GPN), Arsjad Rasjid.
Gibran mengaku, baik dengan Puan Maharani maupun Arsjad Rasjid, dirinya telah berkomunikasi.
"Sudah Mbak Puan dan Pak Arsjad. Kemarin Jumat malam saya sudah komunikasi dengan Mbak Puan dan Pak Arsjad, itu jawaban saya," ujar Gibran.
Selain itu, dengan resminya Gibran menjadi bakal cawapres pendampimg Prabowo, tersebar isu bahwa dirinya masuk ke Partai Golkar.
Menanggapi hal tersebut, Ketum Partai Golkar Airlangga enggan memberikan komentar mengenai status Gibran.
Airlangga menekankan bahwa pencalonan Gibran menjadi bakal cawapres didukung seluruh anggota Koalisi Indonesia Maju atau KIM.
"Pencalonannya didukung KIM," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 23 Oktober 2023.
Airlangga menuturkan bahwa yang terpenting adalah pendaftaran Prabowo dan Gibran.
Prabowo dan Gibran sendiri berencana mendaftar ke KPU pada tanggal 25 Oktober 2023 mendatang.
"Yang paling penting nanti pendaftaran tanggal 25 (Oktober)," ucap Airlangga.***

Share this article
Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah berkomunikasi dengan Puan Maharani mengenai keanggotaannya di PDIP.