2 Oktober Hari Batik Nasional: Inilah 14 Motif Batik Paling Populer dan Filosofinya

Motif Batik
Motif Batik

AYOJAKARTA.COM - Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional di Indonesia.

Hari ini merupakan momen untuk memperingati pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 2009.

Batik adalah kain yang dihias dengan menggunakan teknik pewarnaan resist dengan canting atau cap.

Batik telah ada di Indonesia sejak abad ke-17 dan telah menjadi bagian penting dari budaya Indonesia.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Wajah Messi dalam Kumpulan Kambing dan Buktikan Ketajaman Matamu!

Batik memiliki berbagai motif dan makna yang berbeda-beda tergantung daerah asalnya.

Pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO merupakan sebuah pengakuan atas nilai-nilai budaya yang terkandung dalam batik.

Batik tidak hanya sekadar kain tetapi juga merupakan simbol dari identitas budaya Indonesia.

Pada Hari Batik Nasional, masyarakat Indonesia diajak mengenakan batik untuk menunjukkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Selain itu, berbagai acara dan kegiatan juga diselenggarakan untuk memperingati Hari Batik Nasional seperti parade, pameran dan lomba batik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Mobil, Pria Pegang Teropong atau Huruf A? Cari Tahu Karakter Aslimu!

Setiap corak batik mengandung makna dan filosofi mendalam yang terus diolah dari berbagai adat istiadat dan budaya di Indonesia.

Motif batik, seperti yang dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, merujuk pada pola atau corak.

Motif menggambarkan beragam corak yang membentuk suatu bentuk yang beraneka ragam.

Motif batik adalah pola atau corak yang membentuk gambar pada kain batik dengan menggabungkan garis, bentuk dan isen yang menjadi satu kesatuan serta mencerminkan keindahan batik secara menyeluruh.

Baca Juga: 8 Kepribadian Unik yang Dimiliki Orang ber-IQ Tinggi, Nomor 7 di Luar Dugaan!

Motif batik meliputi beragam tema seperti hewan, manusia, geometris dan lainnya juga sering digunakan untuk mencerminkan status seseorang.

Indonesia memiliki berbagai motif batik yang terkait dengan budaya setempat.

Beberapa faktor yang mempengaruhi lahirnya motif batik termasuk letak geografis, di mana daerah pesisir akan menghasilkan batik dengan motif yang berkaitan dengan laut, begitu juga daerah pegunungan yang terinspirasi alam sekitarnya.

Tak hanya itu, motif batik juga dipengaruhi sifat dan tata hidup masyarakat setempat, keyakinan dan adat di suatu daerah serta kondisi alam sekitar termasuk flora dan fauna.

Berikut 14 motif batik yang populer serta filosofinya dirangkum ayojakarta.com dari kemenperin.go.id, Senin (2/10/2023).

Baca Juga: Mengenal Kepribadian Seseorang dari Bentuk Telinga, Buktikan Kamu Adalah Orang yang Dapat Diandalkan!

1. Alas-alasan

Motif batik Alas-alasan berasal dari bahasa Jawa yang berarti hutan.

Motif ini menggambarkan berbagai macam hewan dan tumbuhan yang hidup di hutan.

Motif Alas-alasan memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu mawas diri dan bijak dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga: Download 15 Link Twibbon Hari Batik Nasional dengan Desain Menarik di Sini, Cocok Dijadikan Status WA

2. Anggur

Motif batik Anggur menggambarkan buah anggur yang tumbuh di sulur-sulur.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu saling tolong-menolong dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama.

Baca Juga: Cara Mudah Kuliah di Universitas Negeri Jakarta, Pilih Saja 6 Jurusan di UNJ Ini yang Sepi Peminat

3. Burung Emprit

Motif batik Burung Emprit menggambarkan sekelompok burung emprit yang terbang bersama.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu menjaga hubungan baik dengan sesama dan saling bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK 2023 Kapan? Cek di 2 Link Ini untuk Mengetahui Hasilnya

4. Gurdho Latar Kembang

Motif batik Gurdha Latar Kembang menggambarkan burung garuda yang dikelilingi bunga.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki cita-cita yang tinggi dan berusaha mencapainya.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah dengan Biaya Mahal tapi Banyak Peminatnya, Ada yang Tembus Rp800 Juta, Worth It Gajinya?

5. Gurdo Pisang Bali

Motif batik Gurdo Pisang Bali menggambarkan burung garuda yang sedang terbang di atas pisang Bali.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu berusaha untuk mencapai cita-cita dan selalu memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: Sayembara Desain Batik Haji Indonesia Diikuti 422 Peserta, Pemanang Diumumkan 2 Oktober 2023

6. Kokrosono

Motif batik Kokrosono menggambarkan pohon kelapa yang rindang.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang teguh dan selalu berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Jokowi Apresiasi Produk Batik Nasabah PNM di Gelar Batik Nusantara 2023

7. Kicamilan

Motif batik Kicamilan menggambarkan burung kukula yang hinggap di pohon kelapa.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang ceria dan berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Catat! Ini 24 Lokasi Parkir di Jakarta dengan Tarif Disinsentif Per 1 Oktober 2023

8. Merak

Motif batik Merak menggambarkan burung merak yang sedang menari.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang berwibawa dan berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Nasabah PNM Berdayakan Perempuan Lewat Batik Blora

9. Parang Kancing Ceplok Kupu

Motif batik Parang Kancing Ceplok Kupu menggambarkan motif parang yang dipadukan dengan motif kupu-kupu.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang tegas dan mawas diri dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga: Batik Nasabah PNM Dilirik Jokowi Saat Gelar Batik Nusantara (GBN) 2023!”

10. Sekar Jagad

Motif batik Sekar Jagad menggambarkan berbagai macam bunga yang tumbuh di dunia.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang indah dan berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Kapan Peringatan Hari Batik Nasional dan Apakah Libur Tanggal Merah? Cek Lagi SKB 3 Menteri

11. Sekar Nyamplung

Motif batik Sekar Nyamplung menggambarkan bunga nyamplung yang sedang mekar.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang feminim dan berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: 4 Tren Batik Wanita Kekinian Cocok untuk Hijab dan Non Hijab, Cek di Sini!

12. Semen Sawat Gurdha

Motif batik Semen Sawat Gurdha menggambarkan motif semen yang dipadukan dengan motif burung garuda.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa yang mulia dan selalu memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: 3 Inspirasi Padu Padan Batik, Pilihan Terbaik Berbusana di Hari Raya Idul Adha

13. Sido Asih

Motif batik Sido Asih menggambarkan motif kawung yang dipadukan dengan motif bunga.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa penuh kasih sayang dan berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Kunjungi Ponpes Mbah Moen di Rembang, Ini Isi Permintaan Anies Baswedan ke Gus Najih dalam Pertemuan 40 Menit

14. Sido Mulyo

Motif batik Sido Mulyo menggambarkan motif kawung yang dipadukan dengan motif rumah dan bunga.

Motif ini memiliki makna untuk mengingatkan manusia agar selalu memiliki jiwa makmur dan berbuat baik kepada sesama.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hari Batik Nasional
# 2 Oktober
# Motif
# UNESCO
# Batik
# Filosofi
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.