AYOJAKARTA.COM---Usai Ken Admiral viral karena mengalami dugaan kekerasan oleh anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan, kini rumahnya mendapatkan teror dengan lemparan berbagai benda.
Pihak yang dihadapi oleh keluarga Ken Admiral dalam kasus penganiayaan ini memang bukan orang sembarangan, hal ini juga yang dinilai menjadi salah satu faktor timbulnya dugaan teror yang terjadi.
Karena pihak yang dihadapi oleh keluarga Ken Admiral merupakan anak seorang Perwira Polri yang memiliki kekuasaan. Teror dirasakan oleh ibunda Ken Admiral, Elvi setelah dirinya menjalani pemeriksaan di kepolisian.
Kekerasan yang terjadi sebenarnya dilakukan pada 22 Desember 2022 lalu namun baru ditangani saat ini.
Lamanya proses penanganan ini menimbulkan asumsi publik bahwa adanya intervensi dari pihak pelaku yang orang tuanya merupakan anggota kepolisian, namun Polda Sumut membantah hal tersebut.
Saat ini pelaku penganiayaan yaitu Aditya Hasibuan telah ditangkap oleh Polda Sumut dan ayahnya, Achiruddin Hasibuan telah dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar kode etik dengan membiarkan penganiayaan terjadi.
Pada Jumat (28/4/2023), di rumah Ken Admiral ditemukan banyak benda-benda yang dilemparkan ke rumah tersebut seperti batu, berbagai jenis kembang dan juga jeruk purut.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (1/5/2023), Elvi menjelaskan bahwa teror dilakukan oleh orang yang ia tidak kenal.
“Seorang laki-laki pakai baju hitam, celana hitam sedang meletakkan satu bungkusan, bunga-bungaan di depan rumah. Terus diteriakin, dibilangin maling-maling, orangnya terus lari,” kata Elvi.
Lelaki yang tidak dikenal ini datang dengan berjalan kaki, tanpa menggunakan kendaraan dan dengan sengaja meletakkan bungkusan berisi bunga-bungaan.
Ketika penjaga rumah meneriaki orang tersebut maling, orang tidak dikenal itu segera berlari menjauhi rumah Ken Admiral.
Tidak hanya bungkusan bunga saja, setelah diperiksa kembali ternyata ditemukan juga jeruk purut di bawah tangga rumah Ken.
Baca Juga: Grebek Gudang Solar Ilegal Diduga Milik Achiruddin Hasibuan, Polisi Temukan 3 Tangki BBM
“Ada jeruk purut 2, sudah dia taruh di bawah tangga rumah sama bunga di depan pintu rumah. Karena kan rumah kami tidak berpagar,” ujar Elvi.
Kuasa Hukum keluarga Ken Admiral, Irwansyah Putra Nasution mengatakan jika teror juga disertai dengan batu-batu.
Menanggapi hal ini, pihak Polda Sumut menempatkan sejumlah orang untuk menjaga rumah Ken Admiral untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.***

Share this article
Pihak yang dihadapi oleh keluarga Ken Admiral dalam kasus penganiayaan ini memang bukan orang sembarangan, dugaan ini memunculkan teror itu