AYOJAKARTA.COM- AKBP Achiruddin Hasibuan akhirnya dinyatakan bersalah atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Aditya Hasibuan.
Aditya Hasibuan diduga telah menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Adapun kasus tersebut mencuat setelah sebuah video penganiayaan terhadap Ken beredar dan viral di media sosial.
Baca Juga: AKHIRNYA DITANGKAP! Terkuak AKBP Achiruddin Hasibuan dan Anaknya Kompak Gemar Lakukan Penganiayaan
Dalam video itu, terlihat AKBP Achiruddin berada di lokasi penganiayaan Ken Admiral, ia tampak menyemangati dan membiarkan putranya melakukan kekerasan terhadap sang korban.
Atas kasus tersebut, kini AKBP Achiruddin dianggap telah melanggar kode etik dan dicopot dari jabatanya serta ditahan di tempat khusus.
"Terbukti yang bersangkutan telah melakukan pembiaran, terjadi pidana yang dilakukan oleh anaknya yang bernama AH umur 19 th, yang menjadi korban adalah Ken," ujar Kombes Pol Dudung Adijono, selaku Kabid Propam Polda Sumatera Utara, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa, 26 April 2023.
"AKBP Achiruddin terbukti melanggar kode etik sesuai dengan pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik," paparnya.
Sementara itu, Polisi juga telah menetapkan putra kedua AKBP Achiruddin yakni Aditya Hasibuan sebagai tersangka karena melakukan penganiayaan kepada koran bernama Ken Admiral.
Untuk diketahui, kasus penganiayaan itu bermula saat Aditiya Hasibuan menyetop mobil milik Ken Admiral di SPBU Jalan Ring Road Medan pada Rabu, 21 Desember 2022 lalu.
Ketika itu, Aditya Hasibuan tiba-tiba memukul pelipis kanan korban sebanyak tiga kali. Selain itu putara AKBP Achiruddin juga menendang dan merusak spion mobil milik korban.
Usai melakukan penganiayaan itu kepada korban (Ken Admiral), pelaku (Aditya Hasibuan) pun langsung pergi meninggalkan korban.
Baca Juga: Gaya Hidup Mulai Dikuliti, Ternyata Segini Gaji AKBP Achiruddin Hasibuan, Tapi Punya Rumah Mewah
Kemudian, pada Kamis 22 Desember 2022 dini hari, korban bersama dengan temannya mendatangi kediamanan Aditya Hasibuan bermaksud menyelesaikan permasalahan yang terjadi sebelumnya.
Pada saat itulah penganiayaan justru kembali terjadi, video kekerasan pun kini viral di media sosial.
Ironisnya, saat penganiayaan itu terjadi di depan rumah pelaku, AKBP Achiruddin Hasibuan juga tampak di sana namun bukan malah melerai, justru ayah pelaku mencegah teman korban untuk melerai penganiayaan yang dilakukan anaknya.
Usai kejadian itu, baik pelaku dan korban saling melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan dan hingga kini kembali mencuat melalui video yang beredar di media sosial, kasus pun ditarik oleh Polda Sumut dan diusut kembali.***

Share this article
Kembali terjadi, anak dari salah satu aparat kepolisian terlibat kasus penganiayaan. Namun yang berbeda sang ayah memberikan dukungan.