AYOJAKARTA.COM - BMKG mengabarkan bahwa akan terjadi fenomena Gerhana Matahari di bulan April 2023 ini dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.
BMKG menyebut bahwa peristiwa Gerhana Matahari merupakan saat terhalangnya cahaya Matahari ke Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan dan selalu terjadi pada saat fase purnama.
Dalam prediksinya, BMKG juga menyebut akan terjadi empat kali Gerhana selain Gerhana Matahari yang terjadi di tahun 2023 ini.
Baca Juga: Komisi III DPR Anggap Mahfud MD Sudah Mentok Urus Kasus Rp349 T, Dibuktikan dengan Lakukan Ini!
Keempat Gerhana tersebut dapat diamati di indonesia di beberapa wilayah.
Keempat Gerhana Matahari tersebut adalah:
1. Gerhana Matahari Hibrid (GMH)
GMH akan terjadi pada 20 April 2023 yang dapat diamati di indonesia.
2. Gerhana Bulan Penumbra (GBP)
GBP diprediksi akan terjadi pada 5 -6 Mei 2023 mendatang dan dapat diamati di indonesia.
3. Gerhana Matahari Cincin (GMC)
GMC akan terjadi di tanggal 14 Oktober 2023 namun sayangnya tidak dapat diamati di Indonesia.
4. Gerhana Bulan Sebagian (GBS)
GBS akan terjadi di tanggal 29 Oktober 2023 dan dapat diamati di Indonesia.
Pada Gerhana Matahari Hibrid akan terjadi apabila Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris sehingga di suatu tempat tertentu terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari dan tempat tertentu lainnya terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi sama dengan piringan Matahari.
Baca Juga: Banding Putri Candrawathi Ditolak, Ibu Trisha Eungelica Tetap Dihukum 20 Tahun Penjara
Sehingga pada sebagian wilayah akan dapat teramati saat puncak Gerhana, Matahari nampak seperti cincin dengan keadaan gelap di sisi tengahnya.
Sedangkan di wilayah tertentu lainnya, ada kondisi Matahari seakan-akan tertutupi oleh Bulan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Gerhana Matahari Hibrid ini terdiri dari dua jenis gerhana, yakni Gerhana Matahari Hibri dan Gerhana Matahari Total.
Baca Juga: 15 Ucapan Lebaran Bahasa Arab dan Inggris yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
Pada Gerhana Matahari Hibrid juga terbentuk tiga macam bayangan bulan yakni antumbra, penumbra, dan umbra.
Peristiwa Gerhana Matahari Hibrid dikatakan BMKG merupakan suatu peristiwa yang cukup langka.
Dimana peristiwa Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total berurutan terjadi dalam satu fenomena gerhana.
Namun sayangnya pengamatan untuk menyaksikan kedua fenomena tersebut tidak dapat dilakukan di tempat yang sama dan waktu yang sama.
Dilansir Ayojakarta.com pada laman Republika.co.id, berikut Jadwal Waktu Puncak Gerhana Matahari Totral dan Gerhana Matahari Sebagian di wilayah Indonesia.
1. Gerhana Matahari Total
Gerhana Matahari Total dapat disaksikan di dua daerah ini:
• Biak: puncak gerhana pukul 13.57 WIT (durasi 1 menit 2 detik)
• Pulau Kisar: puncak gerhana pukul 13.22 WIT (durasi 1 menit 5 detik)
Baca Juga: Nokia Rilis 5 HP Canggih di Awal Tahun 2023, Apa Saja? Berikut Spesifikasi Lengkapnya!
2. Gerhana Matahari Sebagian
• Aceh: puncak gerhana pukul 10.43 WIB
• Sumatera Utara: puncak gerhana pukul 10.24 WIB
• Sumatera Barat: puncak gerhana pukul 11.40 WIB
• Riau: puncak gerhana pukul 10.47 WIB
• Bengkulu: puncak gerhana pukul 10.41 WIB
• Jambi: puncak gerhana pukul 10.43 WIB
• Kepulauan Riau: puncak gerhana pukul 10.53 WIB
• Sumatera Selatan: puncak gerhana pukul 10.42 WIB
• Lampung: puncak gerhana pukul 10.41 WIB
• Bangka Belitung: puncak gerhana pukul 10.50 WIB
• Banten: puncak gerhana pukul 10.43 WIB
• DKI Jakarta: puncak gerhana pukul 10.45 WIB
• Jawa Barat: puncak gerhana pukul 10.43 WIB
• Jawa Tengah: puncak gerhana pukul 10.46 WI
• DI Yogyakarta: puncak gerhana pukul 10.45 WIB
• Jawa Timur: puncak gerhana pukul 10.49 WIB
• Kalimantan Barat: puncak gerhana pukul 11.00 WIB
• Kalimantan Tengah: puncak gerhana pukul 11.00 WIB
• Kalimantan Selatan: puncak gerhana pukul 12.05 WITA
• Kalimantan Timur: puncak gerhana pukul 12.12 WITA
• Kalimantan Utara: puncak gerhana pukul 12.25 WITA
• Bali: puncak gerhana pukul 11.55 WITA
• Nusa Tenggara Barat: puncak gerhana pukul 11.58 WITA
• Nusa Tengga Timur: puncak gerhana pukul 12.02 WITA
• Sulawesi Barat: puncak gerhana pukul 12.14 WITA
• Sulawesi Selatan: puncak gerhana pukul 12.11 WITA
• Sulawesi Tengah: puncak gerhana pukul 12.22 WITA
• Sulawesi Tenggara: puncak gerhana pukul 12.18 WITA
Baca Juga: MP3 Juice, Cara Cepat Download Lagu dari Video YouTube
• Gorontalo: puncak gerhana pukul 12.29 WITA
• Sulawesi Utara: puncak gerhana pukul 12.33 WITA
• Maluku Utara: puncak gerhana pukul 13.29 WIT
• Maluku: puncak gerhana pukul 13.24 WIT
• Papua Barat: puncak gerhana pukul 13.45 WIT
• Papua: puncak gerhana pukul 13.51 WIT
Jangan lupa untuk memastikan keamanan mata saat menyaksikan Gerhana Matahari, gunakanlah pelindung mata seperti kacamata yang telah disertai lensa filter untuk melihat Matahari.***

Share this article
BMKG mengabarkan bahwa akan terjadi fenomena Gerhana Matahari di bulan April 2023 ini, simak jadwal dan lokasi selengkapnya di sini!