AYOJAKARTA.COM – Batalnya pelaksanaan Piala Dunia U-20 tahun ini di Indonesia tidak hanya menggoreskan luka pada masyarakat saja.
Akibat dari batalnya pelaksanaan Piala Dunia U-20, Indonesia harus mengalami kerugian yang sangat besar.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno baru-baru ini mengungkapkan kerugian langsung dari batalnya ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Baca Juga: Rafael Alun: Tas Istri Saya yang Disita KPK Sebanyak 70, cuma 10 Tas Asli, Selebihnya KW
Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Kerugian yang dialami atas batalnya Piala Dunia U-20 mencapai nilai triliunan rupiah.
“Minimal dampaknya itu mencapai Rp 3,7 triliun dan ini kerugian yang sangat besar,” ungkap Sandiaga dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (31/3/2023).
Secara materi, Sandiaga memang menyebut Kerugian yang dialami Indonesia sangatlah besar.
Namun, Sandiaga juga menyampaikan Kerugian lainnya yang lebih besar untuk Indonesia.
Sandiaga mengatakan bahwa kerugian yang paling besar dalam masalah ini adalah mimpi-mimpi para pemain yang akan tampil di Piala Dunia U-20.
“Tapi yang besar lagi adalah kerugiannya adalah harapan kita untuk mewujudkan mimpi-mimpi anak muda kita menjadi bagian dari ajang sepak bola yang boleh dibilang mirip-mirip sama ajang FIFA World Cup di Qatar,” katanya.
Selain itu, Sandiaga juga menyoroti reputasi Indonesia sebagai penyelenggara acara kelas dunia.
Seperti yang diketahui, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk mempersiapkan Piala Dunia U-20.
Adapun anggaran tersebut salah satunya digunakan untuk memperbaiki venue perhelatan yang nantinya akan digunakan dalam Piala Dunia U-20.
Diketahui, anggaran pemerintah untuk merenovasi sejumlah venue perhelatan tersebut mencapai Rp 500 miliar.
Selain itu, target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia juga terkena dampak langsung dari batalnya Piala Dunia U-20.
Baca Juga: KBRI Athena Resmi Luncurkan IHBF, Peluang Bisnis Indonesia-Yunani Terbuka Lebar
Target kunjungan wisatawan mancanegara saat ajang Piala Dunia U-20 diprediksi mencapai 2 juta orang.***

Share this article
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan deretan kerugian Indonesia tak iadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20.