Kompak Ingin Perbaiki Birokrasi dari Korupsi, Mahfud MD: Sri Mulyani sendiri Nggak Akan Kuat

Menkoplhukam RI, Mahfud MD menilai bahwa Sri Mulyani tidak dapat sendiri dalam usaha untuk memperbaiki birokrasi.
Menkoplhukam RI, Mahfud MD menilai bahwa Sri Mulyani tidak dapat sendiri dalam usaha untuk memperbaiki birokrasi.

AYOJAKARTA.COM- Menkopolhukam Mahfud MD lagi-lagi buka suara soal transaksi janggal Rp 300 T di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipimpin Sri Mulyani.

Mahfud MD juga mengakui bahwa dirinya dan Sri Mulyani kompak ingin memperbaiki sistem birokrasi dari tindakan korupsi.

Karena menurut Mahfud MD apabila Sri Mulyani bekerja sendirian menghadapi itu tidak akan kuat.

Baca Juga: Data dari 2007, 964 PNS Kemenkeu Diduga Memiliki Harta Tak Wajar Diungkap Sri Mulyani

Terkait transaksi janggal Rp 300 T yang tengah ramai menjadi polemik, Mahfud menyatakan akan menjelaskan dengan runut bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat sudah berada di Indonesia sepulang dari Australia.

Pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan pada dialog dengan masyarakat Indonesia saat dirinya sedang berada di Melbourne, Australia pada Kamis (16/3).

Dialog tersebut kemudian diunggah melalui siaran pers pada kanal YouTube Kemenko Polhukam seperti dilansir Ayojakarta.com pada Jumat (17/3).

“Sebenarnya saya dan Bu Sri Mulyani itu kompak karena memang sama-sama kami ini bertekad memperbaiki birokrasi kita dari korupsi,” ujar Mahfud.

Baca Juga: Sri Mulyani Bertemu Mahfud MD Bahas Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu, Susno Duadji Bilang Begini

Dalam kesempatan itu, Mahfud juga sempat memuji kinerja Sri Mulyani yang dinilainya sudah kerja habis-habis menata Indonesia khususnya bagian keuangan.

Namun menurut Mahfud, dirinya juga ikut berpartisipasi dalam penataan negara Indonesia khususnya di bagian keuangan ini karena ia menilai Sri Mulyani tidak akan kuat melaksanakan semuanya sendiri.

“Bu Sri Mulyani sudah bekerja habis-habisan untuk menata negara ini yang bebas korupsi, saya juga bersama Bu Sri Mulyani kita kerja bareng dan Bu Sri Mulyani sendiri kiranya ngga kuat,” ucap Mahfud lagi.

Dia pun mengungkapkan telah melempar ‘senjata’ kepada Sri Mulyani untuk selanjutnya digunakan dan diproses sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Ada 964 Pegawai di Kementerian Keuangan Teridentifikasi Tindak Pidana Pencucian Uang, Sri Mulyani Lakukan ini

“Ni saya kasih senjata bla bla bla begitu dan saya kira perkembangannya masih positif,” kata Mahfud.

“Perkembangan terakhir itu saya kesini ya saya nggak boleh menanggapi dari sini, itu tidak efektif,” sambungnya.

Mahfud MD juga menanggapi pernyataan PPATK sebelumnya yang mengklaim dalam konferensi persnya bahwa transaksi janggal senilai Rp 300 T yang diungkapkan Mahfud bukanlah korupsi atau TPPU.

“Di sana ada pernyataan bahwa itu bukan korupsi bukan TPPU, oke itu bukan korupsi dan bukan TPPU tetapi itu apa namanya?” tanya Mahfud.

Baca Juga: Bukan Korupsi atau Pencucian Uang, Mahfud MD Siap Bongkar Data Misteri Transaksi Rp300 T di Kemenkeu

“Kalau ada belanja aneh, transaksi aneh kok bukan korupsi bukan TPPU,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mahfud mengatakan akan membahasnya kembali dengan Sri Mulyani dan akan menjelaskannya kepada publik.

“Itu yang nanti akan saya jelaskan dan bersama Bu Sri Mulyani tentunya,” tegasnya.

“Dan saya tidak bisa menjelaskan dari sini, tidak boleh, tidak etis, tapi itu jelas akan selesai dan percayalah bahwa itu karena niat baik kami saya dan Bu Sri Mulyani teman baik dan saya bicara bagaimana menyelesaikan gitu-gitu,” katanya.

Dan penjelasan terkait transaksi Rp 300 T itu akan dijelaskannya saat telah kembali ke Indonesia pada pekan depan.

Baca Juga: Data dari 2007, 964 PNS Kemenkeu Diduga Memiliki Harta Tak Wajar Diungkap Sri Mulyani

“Dan nanti sesudah saya pulang ke Indonesia ya nanti kita jelaskan itu katanya bukan korupsi terus bukan TPPU terus apa? Kan sudah jelas angkanya kan gitu, angkanya sekian itu apa?” tanya Mahfud dengan heran.

“Ya mudah-mudahan bukan korupsi, mudah-mudahan juga bukan TPPU. Gitu aja nanti akan jelas sesudah saya pulang. Nanti tunggu saja hari Senin sudah di Jakarta untuk ketemu Bu Sri Mulyani,” ucap Mahfud.

Menurutnya berita ini sudah tidak akan bisa ditutupi lagi dari publik, karena publik sekarang sudah pandai-pandai dan sebagai pimpinan instansi publik yang melayani masyarakat sudah barang tentu hasu menyampaikan apapun ke publik secara gamblang dan jelas.

“Berita itu tidak akan bisa ditutupi, itu tidak bisa di rem karena sudah muncul ke publik, harus jelas, dan tidak bisa berhenti disitu,” katanya,

“Publik sekarang kan tidak bodoh, orang Australia aja tahu, apalagi yang di sana,” ujar Mahfud lagi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menkopolhukam
# Kemenkeu
# Mahfud MD
# Sri Mulyani

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.