AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E mengaku diperalat, dibohongi dan disia-siakan oleh atasannya, Ferdy Sambo.
Hal itu disampaikan Bharada E dalam sidang pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa dengan hukuman 12 tahun penjara dengan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Dalam sidang pledoi yang digelar pada 25 Januari 2023, Ajudan Ferdy Sambo itu juga merasa bahwa kejujurannya tidak dihargai.
Baca Juga: Pengakuan Ricky Rizal Soal Mengikuti Skenario, Benarkah Terpaksa karena Tekanan Ferdy Sambo?
Terlebih Bharada E direkomendasikan oleh LPSK menjadi Justice Collaborator, karena telah mengungkap sejumlah fakta dan jujur.
Dilansir AyoJakarta.com dari tayangan KOMPASTV pada Kamis, (26/1/2023), awalnya ia menceritakan pertama kali diangkat menjadi anak buah Ferdy Sambo.
“Dimasa awal-awal pengabdian saya, atas kecintaan saya terhadap Negara, dan kesetiaan kepada Polri khususnya Brimob,” kata Richard.
“Hingga diangkat menjadi ajudan, yang dimana menjaga dan mengawal atasan,” lanjutnya.
Ia mengaku di usia yang terbilang muda yakni 24 tahun, tidak terpikir akan terlibat dalam kasus pembunuhan karena ulah atasannya.
“Diusia saya ini tidak pernah terpikirkan ternyata oleh atasan saya dimana saya bekerja memberikan pengabdian kepada seorang Jenderal berpangkat bintang dua yang sangat saya percaya dan saya hormati,” tutur Richard.
Sebelumnya, ia menyatakan bahwa menembak Brigadir J karena ada perintah dari sang Jenderal.
Hal itulah yang membuat Eliezer, merasa diperalat, dibohongi dan disia-siakan oleh Ferdy Sambo.
Baca Juga: Pengakuan Ricky Rizal Soal Mengikuti Skenario, Benarkah Terpaksa karena Tekanan Ferdy Sambo?
“Dimana saya hanya seorang prajurit rendah berpangkat Bharada, yang harus mematuhi perkataan dan perintahnya, ternyata saya diperalat, saya dibohongi dan di sia-siakan,” ungkap Richard.
Kejujuran Richard kini tidak dihargai, bahkan dimusuhi oleh rekannya.
Anak buah Ferdy Sambo itu mengungkapkan hatinya hancur dan mentalnya goyah, namun harus berusaha tetap tegar.
“Bahkan kejujuran yang saya sampaikan tidak dihargai, malahan saya dimusuhi, begitu hancurnya perasaan saya, dan goyahnya mental saya,” tutur Bharada E.
Baca Juga: Ronny Talapessy Minta Richard Eliezer Dibebaskan dari Hukuman: Hakim akan Menorehkan Sejarah
“Sangat tidak menyangka akan mengalami peristiwa menyakitkan seperti ini dalam hidup saya, namun saya berusaha tegar,” pungkas Richard Eliezer.***

Share this article
Richard Eliezer atau Bharada E menahan tangis mengaku diperalat dan dibohongi sampai tak dihargai Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.