AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candawathi membacakan nota pembelaan atau pledoi dalam lanjutan sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir J pada Rabu, 25 Januari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel)
Dalam pledoi yang dibacakan langsung oleh dirinya, Putri Candrawathi mengawalinya dengan penjelasan singkat tentang riwayat hidupnya.
"Untuk itu pledoi saya hari ini akan saya mulai dengan menceritakan secara singkat riwayat hidup saya." katanya.
Dikutip AyoJakarta.com pada YouTube KOMPASTV pada Kamis (26/1/2023), Putri Candrawathi merupakan anak dari ibu yang seorang Guru dan ayah seorang Tentara.
"Saya dilahirkan dari rahim seorang ibu pendidik dan seorang ayah tentara." ungkapnya.
Selain itu, Putri juga menjelaskan cara mendidik yang dilakukan oleh kedua orang tuanya.
"Saya sangat terkesan kepada ibu saya yang seorang guru SMA yang mengajarkan ketulusan dan nilai-nilai kehidupan." Ujar Putri
"Sementara dari ayah saya belajar tentang kedisiplinan dan ketegaran dari setiap tantangan hidup yang saya alami." Tambahnya.
Putri Candrawathi merupakan anak dari seorang Purnawirawan Tentara dengan pangkat terakhirnya Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat.
Dalam pledoinya, Putri mengungkapkan jika kedua orang tua nya menuntut untuk memprioritaskan pendidikan.
"Kedua orang tua saya menuntut anak-anaknya memprioritaskan pendidikan." Ungkapnya
Tidak lupa, Putri Candrawathi menjelaskan riwayat pendidikan yang pernah dia lakoni.
"Saya menyelesaikan S1 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta, selanjutnya saya melanjutkan pendidikan di Pennsylvania, Amerika Serikat."
Putri mengungkapkan bahwa semangat dari orang tua mendorongnya untuk selalu berprestasi di antara peserta didik lainnya.
"Ketika saya menempuh pendidikan di luar negeri, saya mendapatkan penghargaan dan menambah semangat dan rasa cinta saya terhadap dunia pendidikan." tandasnya.
Kedua orang tua Putri Candrawathi banyak mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepadanya.
"Saya banyak belajar dari kedua orang tua tentang nilai hidup, kesetiaan, ketegaran, serta mencurahkan perhatian penuh terhadap keluarga." katanya.
"Hidup sebagai anak keluarga tentara, kedisiplinan, ketegaran, dan kesabaran selalu menjadi landasan yang menguatkan saya dalam menjalani hidup ini." jelasnya
"Dari ibu, seorang guru SMA saya belajar mengasihi, berbuat baik untuk siapa saja dan dipacu untuk mendapatkan pendidikan sebaik-baiknya."
Tak lupa, dalam pledoi yang dibacanya, Putri Candrawathi ungkapkan rasa terima kasihnya kepada kedua orang tuanya.
"Dari lubuk hati yang terdalam, ijinkan saya berterima kasih kepada ayah dan ibu saya yang telah mendidik, mengasihi, dan memberikan nilai-nilai kehidupan yang baik dalam hidup saya." ungkapnya.
Putri Candrawathi meminta maaf sebesar-besarnya kepada ibunya karena menyebabkannya bersedih akibat peristiwa yang ia alami.***

Share this article
Dalam pledoi yang dibacakan langsung oleh dirinya, Putri Candrawathi mengawalinya dengan penjelasan singkat tentang riwayat hidupnya.