AYOJAKARTA.COM – Sidang terdakwa Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J sudah mulai memasuki babak-babak akhir.
Ferdy Sambo akan menghadapi sidang tuntutan yang dijadwalkan pada pekan depan.
Berbagai macam taktik dan strategi dikeluarkan oleh pihak Ferdy Sambo untuk berusaha terbebas dari jerat pasal 340 di mana hukuman mati menjadi bayang-bayang yang mengerikan.
Mulai dari taktik menyerang kubu Bharada E hingga saat ini ramai menjadi perbincangan mengenai penampilan Ferdy Sambo yang diduga menjadi salah satu taktik yang digunakannya untuk kelabui hakim.
Baca Juga: Merasa Janggal, Cuma Chuck Putranto yang Berani 'Todong' Ferdy Sambo: Jenderal Tembak Yosua?
Ferdy Sambo mulanya jarang terlihat mengenakan kacamata, namun berbeda dengan beberapa waktu terakhir ini yang lebih sering terlihat mengenakan alat bantu mata tersebut.
Seperti diungkapkan pakar Reza Indragiri yang mengatakan bahwa penggunaan kacamata oleh Ferdy Sambo tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pasalnya penggunaan kacamata tersebut ternyata memiliki peran dan tujuan sendiri di dalam persidangan.
Menurut Reza Indragiri penggunaan kacamata oleh Ferdy Sambo memiliki istilah Nerd Defense.
Menurut Reza, nerd defense adalah strategi untuk menunjukkan seseorang terlihat lebih manusiawi, tidak agresif dan lebih berwibawa.
Baca Juga: Terungkap! Ferdy Sambo Lenyapkan CCTV, Chuck Putranto Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
"Dengan memakai kacamata, terdakwa (Ferdy Sambo) terlihat lebih cerdas. Terdakwa juga tampak tidak intimidatif, sehingga mengurangi kesan ia adalah sosok biadab," ujar Reza, dikutip dari Suara, Sabtu, 14 Januari 2023.
Reza juga mengatakan, tujuan dari strategi nerd defense itu tak lain adalah untuk mendapatkan keringanan hukuman dari hakim.
Sebab kesan manusiawi dan tidak intimidatif yang coba ditunjukkan oleh terdakwa, dianggap bisa mempengaruhi putusan hakim.
"Ujung-ujungnya berkurang, kemungkinan terdakwa divonis bersalah atau karena ia terkesan lebih manusiawi, hukumannya bisa lebih ringan," jelasnya.
Namun Reza Indragiri menilai Ferdy Sambo tidak konsisten dalam menggunakan kacamata dan baru sering terlihat mengenakannya akhir-akhir ini.
Hal itulah yang membuatnya yakin kalau penggunaan kacamata tersebut memiliki tujuan tertentu, bukan hanya sekedar aksesoris atau gimmick belaka.
"Terdakwa yang dalam situasi normal tak memakai kacamata tanpa ukuran. Bukan sebatas gimmick, apalagi untuk gagah-gagahan, faedah kacamata terhadap jalannya persidangan ternyata tak bisa dipandang sebelah mata," ujarnya.
"Nah, bagi FS yang punya raut muka keras jelas butuh 'pelembut' guna melembutkan hati hakim. Pertanyaannya, ampuhkan nerd defense meloloskan FS dari lubang jarum?" kata Reza.
Terkait dengan analissi Reza Indragiri mengenai nerd defense, pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis membantahnya. Ia bahkan menyebut analisis Reza itu sebagai komentar tak berkualitas.
"Saya malas menanggapi komentar yang tidak berkualitas seperti itu karena tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, Ferdy Sambo sudah lama memakai kacamata, saya kawan dekat beliau sejak lama," jelas Arman.***

Share this article
Berbagai macam taktik dan strategi dikeluarkan oleh pihak Ferdy Sambo untuk berusaha terbebas dari jerat pasal 340.