AYOJAKARTA.COM--Hingga beberapa tahun belakangan, isu gempa Megathrust terus saja naik turun ke permukaan dan menjadi hal yang ramai diperbincangkan.
Ada beberapa informasi yang menyebutkan bahwa suatu saat nanti, Pulau Jawa akan diguncang dengan gempa berkekuatan tinggi yang bisa meluluh lantahkan seluruh daratan.
Menurut penelitian yang ada di situs nature.com, Gempa Megathrust ini diperkirakan terjadi di area Pulau Jawa dengan rentang waktu selama 400 tahun sekali.
Baca Juga: Prediksi Gempa Megathrust dan Tsunami 2023, Antara Ilmuwan, Ramalan dan Berita Hoax
Dari hasil analisis tersebut, diprediksi bahwa guncangan tersebut bisa terjadi menjadi dua bagian, yaitu bagian barat dan timur.
Gempa Megathrust yang terjadi di wilayah Jawa Barat diperkirakan memiliki kekuatan 8,9 M.
Sedangkan untuk Jawa Tengah dan Timur, Gempa Megathrust diperkirakan akan terjadi dengan kekuatan 8,8 M.
Di sisi lain, ada juga skenario ketika kedua gempa tersebut bergabung menjadi satu menghasilkan gempa Megathrust dengan kekuatan 9,1 M.
Tak hanya itu saja, diperkirakan bahwa gelombang tsunami akan terjadi akibat gempa yang sangat dahsyat ini.
Bahkan disebutkan bahwa ketinggian gelombang tsunami bisa menjadi 20 m di beberapa wilayah sekitar pulau Jawa.
Catatan Gempa Dahsyat di Pulau Jawa
Zona gempa megathrust merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut sumber gempa di zona subduksi lempeng pada kedalaman yang dangkal dan landai, kurang dari 50 km.
Sejarah gempa Megathrust dan tsunami dahsyat di Pulau Jawa ternyata sudah tercatat dalam sejarah sejak abad 18 hingga tahun 2000-an.
Sejak saat itu, gempa di sekitar zona megathrust dan tsunami dahsyat sudah terjadi di selatan Pulau jawa beberapa kali.
Jadi, ini bukan kali pertamanya Gempa Megathrust akan mengguncang Pulau Jawa apabila prediksi para peneliti benar-benar terjadi.
Baca Juga: Terpopuler! Daryono BMKG: Semua Ramalan Tentang Gempa (Megathrust) dan Tsunami Adalah Mimpi
Adapun beberapa gempa megathrust di Pulau Jawa yang pernah tercatat oleh sejarah sebagai berikut, seperti dilansir dari suara.com dalam artikel Sejarah Gempa Megathrust dan Tsunami di Selatan Jawa, Sudah Terjadi Sejak 1780 dari Banyuwangi hingga Jawa Barat
- Tahun 1780 dengan kekuatan 8,5 magnitudo
- Tahun 1859 dengan kekuatan 8,5 magnitudo
- Tahun 1903 dengan kekuatan 7,9 magnitudo
- Tahun 1921 dengan kekuatan 7,5 magnitudo
- Tahun 1937 dengan kekuatan 7,2 magnitudo
- Tahun 1943 dengan kekuatan 8,1 magnitudo
- Tahun 1981 dengan kekuatan 7,0 magnitudo
- Tahun 1994 dengan kekuatan 7,9 magnitudo
- Tahun 2006 dengan kekuatan 7,8 magnitudo
- Tahun 2009 dengan kekuatan 7,3 magnitudo
Baca Juga: 5 Kota Beruntung Paling Aman dari Gempa dan Tsunami, Coba Cek Apa Ada Kotamu?
Tsunami di Selatan Jawa
Gempa Megathrust dan tsunami dahsyat sepertinya menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Setiap terjadi gempa dengan kekuatan besar, maka potensi terjadinya tsunami juga akan tinggi.
Catatan BMKG menjadi bukti bahwa sepanjang sejarah Pulau Jawa, sudah ada 5 tsunami yang pernah terjadi sejak tahun 1800-an.
Adapun catatan tentang peristiwa tsunami ini tercantum dalam katalog tsunami Indonesia oleh BMKG.
Berikut ini adalah beberapa masa ketika tsunami terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa.
- 1840
- 1859
- 1921
- 1994
- 2006
Hingga saat ini, tidak bisa diprediksi kapan Gempa Megathrust akan kembali terjadi di Pulau Jawa.
Sehubungan dengan itu, BMKG berulangkali meminta masyarakat untuk tetap tenang tetapi waspada akan potensi bencana yang mungkin terjadi.

Share this article
terungkap rekam jejak 10 gempa megathrust yang pernah terjadi di pulau Jawa dengan magnitudo cukup kuat dan tsunami