Terungkap! Skenario Ferdy Sambo soal Pembunuhan Brigadir J Dibongkar Bharada E, Ini Peran Putri Candrawathi

Terungkap! Skenario Ferdy Sambo soal Pembunuhan Brigadir J Dibongkar Bharada E, Ini Peran Putri Candrawathi
Terungkap! Skenario Ferdy Sambo soal Pembunuhan Brigadir J Dibongkar Bharada E, Ini Peran Putri Candrawathi

AYOJAKARTA.COM - Sidang terkait pembunuhan Brigadir J memasuki babak baru di meja hijau Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Brigadir J meninggal dunia secara misterius dan setelah dilakukan otopsi ulang ditemukan luka tembak ini, mengeluarkan nama Bharada E atau Richard Eliezer sebagai salah satu tersangka.

Namun, Bharada E yang diputuskan menjadi Justice Collaborator mengungkapkan hal mengejutkan pada persidangannya bersama Kuat Maruf dan Ricky Rizal pada 30 November 2022 lalu.

Baca Juga: Muncul Sosok Wanita Misterius Menangis di Rumah Ferdy Sambo hingga Putri Candrawathi Marah, Ini Kata Bharada E

Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui kanal Youtube Kompas TV pada Sabtu (3/12/2022), Bharada E mengungkapkan skenario pembunuhan Brigadir J yang dirancang Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 di rumah Saguling.

Menurut Bharada E, ia dipanggil menghadap Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 di lantai tiga rumah Saguling.

Bharada E mengingat jelas posisi Ferdy Sambo yang duduk kemudian disusul Putri Candrawathi yang duduk.

Baca Juga: CEK FAKTA: Sempat Dituduh Pembohong, LPSK Sebut Bharada E Selalu Jujur di Persidangan, Ini Penjelasannya

"Yosua sudah melecehkan ibu di Magelang," kata Ferdy Sambo yang ditirukan Bharada E.

Saat diberikan fakta itu, Bharada E terkejut dan takut karena ia termasuk dalam ajudan yang menemani Putri Candrawathi di Magelang dan merasa lalai.

"Dia sudah menghina harkat dan martabat saya. Memang harus dikasih mati anak itu. Nanti kamu yang tembak Yosua," tambah Ferdy Sambo, kata Bharada E.

Baca Juga: Bantah Bharada E Soal Keretakan Hubungan Ferdy Sambo dengan Putri Candrawathi, Ini Pembelaan Arman Hanis

Di saat itu, pikiran Bharada E berkecamuk dan kacau, ditambah ia akhirnya diberitahu skenario yang dirancang atasannya, Ferdy Sambo yang melibatkan Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo menenangkan Bharada E dengan cara memberitahu bahwa apabila Richard Eliezer yang menembak Brigadir J, Ferdy Sambo yang akan menjaganya.

Tetapi apabila Ferdy Sambo yang menembak Brigadir J, maka tidak akan ada yang menjaga Bharada E dan lainnya.

Baca Juga: Hancur Hati Seorang Ibu, dari Seragam Brimob ke Baju Orange, Ibunda Bharada E: Dia Tetap Kebanggan Keluarga!

Setelah terlihat tenang, Ferdy Sambo memberi tahu skenario yang ia susun dan mengulangnya selama beberapa kali.

"Jadi gini, Chard (Bharada E), skenarionya di Empat Enam Chard, (Lokasi Duren Tiga). Skenarionya, Ibu (Putri Candrawathi) dilecehkan Yosua, baru ibu teriak, kamu dengar kamu respon. Yosua ketahuan, Yosua tembak kamu, kamu tembak balik Yosua, Yosua yang mati," jelas Ferdy Sambo menurut keterangan Bharada E melalui persidangan di PN Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo kembali menenangkan Bharada E dengan berkata bahwa Bharada membela Putri Candrawathi hingga posisinya aman, dan termasuk membela diri karena Brigadir J akan menembak Bharada E terlebih dahulu.

Baca Juga: Tangis Ibu Bharada E Pecah Saat Melihat Keadaan Putranya, Richard Eliezer: Mama, Saya Sudah Sangat Tersiksa!

Kemudian, melalui keterangan Bharada E kepada Hakim, ia juga menjelaskan mendengar pembicaraan dengan suara pelan antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi secara terpotong.

Pasangan suami istri itu membicarakan sesuatu cukup pelan di depan Bharada E, hingga Bharada E hanya mendengar kata CCTV dan kata kedua adalah 'sarung tangan.'

Selanjutnya Ferdy Sambo terus menenangkan dan memberitahu skenario secara berulang, hingga menanyakan senjata api (senpi) milik Bharada E.

Baca Juga: Pengacara Ferdy Sambo Jawab Tudingan Bharada E tentang Perempuan Misterius: Buktinya Ada Gak? Karangan RE Aja

"Senpi kamu mana?" tanya Ferdy Sambo.

Saat Bharada E memberi tahu bahwa ia membawa senjata api miliknya, Ferdy Sambo langsung memberikan amunisi tambahan, yang langsung diisi oleh Bharada E ke dalam senjata api miliknya.

Setelah itu Ferdy Sambo menanyakan senjata api milik Yosua, dan dijawab oleh Bharada E masih di dalam mobil karena disimpan oleh Ricky Rizal.

Perintah terakhir Ferdy Sambo sebelum Bharada E pamit untuk turun dari lantai tiga rumah Saguling adalah membawa senjata api milik Brigadir J ke lantai tiga.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuat Maruf
# Ricky Rizal
# Richard Eliezer
# sidang
# Brigadir J
# Bharada E
# skenario
# Ferdy Sambo
# pembunuhan
# tersangka
# Putri Candrawathi

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.