Polri Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Netizen Minta Polisi Tukar Posisi!

Polri Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Netizen Minta Polisi Tukar Posisi!
Polri Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan, Netizen Minta Polisi Tukar Posisi!

AYOJAKARTA.COM - Polemik yang terjadi soal gas air mata antara Polri dengan publik kian memanas.

Hal ini terjadi setelah Polri mengeluarkan pernyataan bahwa gas air mata tidak dapat mematikan.

"Kadiv Humas Polri, menuturkan bahwa tidak ada pendapat para ahli yang menyampaikan penggunaan gas air mata bersifat mematikan. Polri juga menjelaskan bahkan penggunaan gas air mata dalam tingkat tinggi juga tidak mematikan," tulis akun Divisi Humas Polri melalui akun Twitter resminya yang dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (11/10/2022).

Unggahan tersebut mendapat banyak respons dari netizen di Twitter.

Belum satu hari, pernyataan yang dilayangkan oleh Polri meraup 1500 komentar, 600 kutip twit dan 119 retweets.

Baca Juga: Gas Air Mata Diduga Jadi Penyebab Banyaknya Korban Tragedi Kanjuruhan, Guru Besar Udayana Sebut Tak Mematikan

Secara garis besar, komentar yang dilayangkan oleh netizen sangat bertolak belakang atau kontra dengan pernyataan Polri.

Mereka geram dengan pernyataan tersebut karena menurutnya banyak fakta yang terjadi di lapangan terkait bahayanya gas air mata.

Tidak sedikit netizen yang mendesak polisi untuk menukar posisi.

Mereka meminta Polri menjadi penonton yang ditembaki gas air mata dan netizen akan mengambil alih dalam mengeksekusi tembakannya.

"Coba tes di dalam mabes polri, kalian kumpul di ruangan semi terbuka, dgn ratusan orang saja. Kita mau lihat m*ti ga," tulis Gra**** Reyn***.

Reaksi yang dilayangkan oleh netizen merupakan bentuk kekesalan akibat Polri yang tidak mau mengakui bahwa gas air mata dapat membahayakan manusia.

Baca Juga: Saksi Hidup Tragedi Kanjuruhan, Yohanes Dengar Teriakan Anak Kecil dan Mohon Aparat Tak Tembak Gas Air Mata

Dikutip AyoJakarta.com dari Emergency CDC pada Selasa (11/10/2022), orang yang terkena gas air mata dapat mengalami beberapa atau semua gejala seperti berikut:

- Mata: robek berlebihan, terbakar, penglihatan kabur, kemerahan.

- Hidung: hidung meler, terbakar, bengkak.

- Mulut: terbakar, iritasi, kesulitan menelan, air liur.

- Paru-paru: dada terasa sesak, batuk, rasa tercekik, sesak nafas (wheezing), sesak napas.

- Kulit: luka bakar, ruam.

- Lainnya: mual dan muntah.

Baca Juga: Ungkap Tragedi Kanjuruhan, Sosok Ini Sempat Turun ke Lapangan Memohon Agar Polisi Tak Menembak Gas Air Mata

Dampak jangka panjang dan penggunaan gas air mata dosis besar, terutama di tempat tertutup, dapat menyebabkan efek parah seperti berikut ini:

1. Kebutaan

2. Glaukoma (kondisi mata serius yang dapat menyebabkan kebutaan)

3. Kematian karena luka bakar kimia parah di tenggorokan dan paru-paru

4. Kegagalan pernapasan yang mungkin mengakibatkan kematian

Hingga saat ini tantangan yang dilayangkan oleh netizen kepada Polri belum mendapatkan respons.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gas air mata tidak mematikan
# Tukar posisi
# gas air mata
# polisi
# Polri
# netizen

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.