AYOJAKARTA.COM - Bahan Bakar Minyak (BBM) hasil karya anak bangsa yang terbuat dari tanaman jerami yakni BOBIBOS menarik perhatian.
BOBIBOS yang diklaim terbuat dari nabati ini disebut ramah lingkungan.
Bahkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah sepaket bekerja sama untuk mengolah limbah jerami menjadi BBM BOBIBOS.
Baca Juga: DPR Sebut 99 Persen Substansi KUHAP Baru dari Masukan Publik, akan Berlaku Per 2 Januari 2026
Kerjasama Dedi Mulyadi dan founder BOBIBOS M. Ikhlas Thamrin ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Lembur Pakuan, pada Sabtu, 15 November 2025.
Kang Dedi Mulyadi atau KDM diketahui akan melakukan uji coba pembuatan BOBIBOS di Lembur Pakuan.
Melalui akun YouTube pribadinya, KDM menyebutkan akan melakukan uji coba bahan bahakr BOBIBOS untuk internya dahulu agar bisa dibuktikan kepada publik.
Menurut M. Ikhlas Thamrin lahan Sawah 500 hektare akan menghasilkan 1,5 juta liter.
Baca Juga: Euforia Bobibos, Pengamat Sebut Ini Bukan Teknologi Baru, Ini Penjelasannya
Lantas berapa prediksi harga dari BBM BOBIBOS?
Hingga saat ini belum ada harga pasti dari BBM BOBIBOS namun, BOBIBOS yang diklaim inovasi ramah lingkungan dan memiliki biaya produksi yang rendah akan memiliki harga yang jauh lebih murah.
BOBIBOS diketahui memiliki 2 Jenis pilihan yakni bensin dan Solar.
BBM BOBIBOS dengan cairan berwarna merah untuk mesin diesel dan cairan warna Putih untuk bensisn.
Untuk bisa dipakai oleh masyarakat butuh pengujian bahkan mencapai 8 tahun lamanya.***
Share this article
Bahan Bakar Minyak (BBM) hasil karya anak bangsa yang terbuat dari tanaman jerami yakni BOBIBOS menarik perhatian.