Praperadilan Pegi Setiawan: Polda Jawa Barat Terjebak? Ahli Ungkap Tiga Aspek Penting Penetapan Tersangka

Tim pengacara Pegi Setiawan konsisten mempertanyakan keabsahan alat bukti yang digunakan kepolisian untuk menetapkannya sebagai tersangka.
Tim pengacara Pegi Setiawan konsisten mempertanyakan keabsahan alat bukti yang digunakan kepolisian untuk menetapkannya sebagai tersangka.

AYOJAKARTA.COM -- Sidang praperadilan Pegi Setiawan terkait kasus kematian Vina Cirebon kembali bergulir dengan fokus pada agenda pembuktian.

Polda Jawa Barat menghadirkan ahli pidana, Agus Surono, yang memberikan keterangan penting terkait prosedur penetapan tersangka kasus Vina Cirebon.

Dalam sidang ini, Agus Surono menjelaskan bahwa untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, diperlukan dua alat bukti yang cukup.

Menurutnya, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi dan norma yang terdapat dalam KUHAP, syarat ini menjadi hal yang mendasar dalam penetapan status tersangka.

Baca Juga: Pakar Hukum Pidana Universitas Al Azhar Ungkap 2 Prediksi Pegi Setiawan Usai Sidang Praperadilan, Bisa Bebas?

“...dengan minimal dua alat bukti tersebut maka seseorang atau yang diduga melakukan tindak pidana tersebut bisa ditetapkan sebagai tersangka. Jadi dasar untuk menetapkan tersangka itu adalah minimal dua alat bukti sebagaimana dimaksud dalam pasal 184 ayat 1 KUHAP,” ujar Agus Surono dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Kamis, 4 Juli 2024.

Penekanannya pada prosedur ini menjadi sorotan utama dalam debat yang berkecamuk selama sidang praperadilan Pegi Setiawan.

Tim pengacara Pegi Setiawan konsisten mempertanyakan keabsahan alat bukti yang digunakan kepolisian untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Agus Surono juga mengulas tentang tiga aspek penting dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, yaitu keterangan saksi, keterangan ahli, dan dokumen-dokumen pendukung.

Baca Juga: Perkiraan Akhir Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Menurut Analisis Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri

Namun, dalam sidang kali ini, pihak Polda Jawa Barat tidak menghadirkan satupun saksi fakta yang dianggap penting untuk mendukung bukti-bukti yang mereka ajukan.

Kehadiran Agus Surono sebagai ahli pidana dalam sidang ini memberikan pandangan yang mendalam tentang prosedur hukum yang harus diikuti dalam menetapkan status tersangka.

Namun, ketidakhadiran saksi fakta dalam pembuktian menjadi polemik tersendiri yang mengundang pertanyaan dari pihak Pegi Setiawan terkait kelengkapan bukti yang diajukan oleh penuntut umum.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Pegi Setiawan: Ahli Hukum Pidana Sebut Penyidik Melanggar KUHAP, Tentang Apa?

Sidang praperadilan Pegi Setiawan ini terus menghadirkan dinamika dan diskusi intensif tentang standar hukum yang harus dipatuhi dalam proses hukum di Indonesia.

Dengan berbagai pertimbangan ini, publik menantikan keputusan akhir dari pengadilan yang diharapkan dapat memberikan keadilan bagi Pegi Setiawan serta mengungkap kebenaran di balik kasus kontroversial ini.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Agus Surono
# alat bukti
# Pegi Setiawan
# Polda Jawa Barat
# tersangka

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.