Tidak Pernah Hadir Dalam Setiap Persidangan Kasus Kematian Vina, Ternyata Saksi Aep Sudah Memiliki Dokumen Jenis ini

Aep, Salah Satu Saksi Kasus Vina Cirebon
Aep, Salah Satu Saksi Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Usai purnatugas pada Mei 2024 lalu, mantan Penyidik LPSK Edwin Partogi akhirnya angkat bicara terkait kasus kematian Vina.

Menurut Edwin Partogi, salah satu penyebab kasus Vina menjadi rumit adalah karena adanya kekeliruan dalam proses penanganan awal.

Dalam sebuah siniar, Edwin Partogi menilai kekeliruan penanganan kasus kematian Vina bermula saat Iptu Rudiana yang merupakan ayah Eky membuat tim kecil.

Sebagaimana diketahui banyak pihak, dugaan awal penyebab kematian pasangan Vina dan Eky akibat kecelakaan tunggal.

Baca Juga: KJP Plus Gelombang 2 Segera Cair, Begini Cara Cek Penerima Bantuan Melalui kjp.jakarta.go.id dan Input NIK

Berbekal kecurigaan, Iptu Rudiana bersama dua anggota polisi lainnya memutuskan untuk membuat tim kecil guna melakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Aep serta Dede, Iptu Rudiana kemudian berhasil mengamankan sejumlah tersangka.

Usai dilakukan interogasi di ruang Satuan Narkoba, para tersangka yang diamankan oleh Rudiana akhirnya mengakui perbuatannya.  

Berbekal pengakuan yang diperoleh dari para tersangka, Iptu Rudiana meneruskannya dengan membuat laporan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kupu-Kupu Mana yang Menarik? Pilihanmu Ungkap Apa yang Membuat Kamu Lebih Unggul dari Orang Lain

“Setelah mengaku, Pak Rudiana baru ke Reskrim untuk membuat laporan polisi, menurut saya ini tidak lazim,” ungkap Edwin Partogi dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Selasa (2/7/2024). 

Edwin menambahkan, dalam berkas laporan sebanyak 24 paragraf tersebut Iptu Rudiana bisa menjelaskan secara terperinci perihal penyebab tewasnya Vina serta Eky.

Menurut Edwin, tahapan penanganan hukum yang ditempuh tersebut tidak sesuai dengan hukum acara pidana.

“Ini ditabrak semua, tidak ada bukti langsung nangkap orang, langsung diinterogasi, langsung ngaku, ya sudah bubar hukum acara pidana kita,” imbuhnya.

Karena itu, Edwin mempertanyakan alasan dan rujukan Kadiv Humas Mabes Polri yang menyebut Iptu Rudiana tidak melakukan pelanggaran etik.

Berdasar keterlibatan dan peran Iptu Rudiana dalam kasus tersebut, Edwin menilai adanya kejanggalan yang terjadi sejak awal penanganan perkara.

“Proses awal menurut saya janggal, dalam putusan saya juga tidak menemukan adanya bukti bahwa semua itu terjadi,” ungkap Edwin.

Pernyataan yang disampaikan Liga Akbar terkait adanya arahan dari Rudiana untuk membuat pengakuan, menurut Edwin meruntuhkan semua sangkaan.

Baca Juga: Top 10 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia Versi THE WUR 2024: UI,ITB, dan UNAIR Masuk Top 3 Nasional

Terlebih karena sejumlah saksi yang pernah ikut diinterogasi dalam kasus tersebut mengaku sempat mendapatkan siksaan dari oknum petugas.

Kualitas keterangan saksi Aep saat menjalani pemeriksaan, menurut Edwin juga patut dipertanyakan karena jenis BAP-nya Bersumpah.

“Kualitas keterangan Aep serta Dede ini sama dengan Liga Akbar, tapi kenapa Aep pakai BAP Sumpah?,” ungkap Edwin.

BAP Sumpah, menurut Edwin lazim dipakai sebagai salah satu cara agar saksi tidak harus hadir dalam persidangan.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Aep
# Edwin Partogi
# Vina
# Eky

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.