AYOJAKARTA.COM — Saksi mata pembunuhan Vina Cirebon dan Eky yang saat itu berada di TKP buka suara.
AEP, saksi pembunuhan Vina dan Eky mengaku melihat segerombolan geng motor yang mengejar korban.
AEP mengatakan bahwa pada malam kejadian pembunuhan itu, ada sejumlah motor yang mengejar dan melempari batu Vina dan Eky.
AEP yang saat itu mengaku berada di warung melihat ada empat motor yang mengejar korban.
“Waktu itu kebetulan keberadaan saya itu lagi di warung kebetulan ada sejumlah motor lewat lalu dilempari batu. Perkiraan ada empat motor yang mengejar,” kata AEP, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews, Jumat, 24 Mei 2024.
Meski tidak terlihat jelas wajah para pelaku, namun menurut keterangannya diperkirakan ada delapan orang yang saat itu mengejar korban.
“Ada sekitar delapan orang,” ujarnya.
Saat melihat kejadian tersebut, AEP mengaku dirinya ikut ketakutan sehingga bergegas pergi meninggalkan kejadian.
AEP sendiri mengaku pada 2016 silam dirinya pernah dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Seperti diketahui, kasus Vina Cirebon baru-baru ini kembali mencuri perhatian publik usai kisahnya diangkat ke layar lebar.
Setelah delapan tahun silam, Pegi alias Perong yang merupakan salah satu DPO kasus Vina pun telah ditangkap di Bandung pada Selasa, 21 Mei 2024.
Pegi alias Perong disebut sebagai pelaku utama atau otak dalam pembunuhan 2016 silam itu.
Kni, tinggal dua orang lainnya lagi yang masih dalam pencarian atau DPO.***

Share this article
AEP mengatakan bahwa pada malam kejadian pembunuhan itu, ada sejumlah motor yang mengejar dan melempari batu Vina dan Eky.