AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan pernyataan terkait peluangnya untuk kembali berlaga dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Anies mengaku serius mempertimbangkan untuk maju lagi di Pilkada Jakarta mendatang.
Pernyataan ini disampaikan oleh Anies saat menghadiri acara halal bihalal bersama pedagang kaki lima (PKL) dan warga Kampung Marlina di Muara Baru, Jakarta Utara, pada Minggu sore.
Dalam acara tersebut, Anies mendapat dukungan dari warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRKM) untuk kembali mencalonkan diri sebagai gubernur di Pilkada Jakarta 2024.
Menanggapi dukungan tersebut, Anies menyatakan bahwa ia menerima aspirasi yang disampaikan oleh warga dan akan mempertimbangkan keputusan tersebut dengan serius.
"Sekarang saya memang dalam fase menakar dan mempertimbangkan. Sudah ada undangan dari partai politik dan masyarakat. Bisa dibilang seminggu tiga atau empat kali, berbagai kelompok datang ke rumah saya mengundang untuk saya kembali ke Jakarta," ungkap Anies.
Di sisi lain, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal bahwa mereka mungkin tidak akan mendukung Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta, meskipun Anies sebelumnya mengklaim telah mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, memberikan komentarnya terkait hal ini.
"Karena memang baru satu periode, jadi kalau beliau mau maju, monggo. PKS sendiri dengan banyak pertimbangan tentu akan mencari kader internal. Sampai saat ini, kami masih mencermati karena Pilkada DKI sekarang ini agak spesial, bukan lagi daerah khusus ibu kota tetapi Daerah Khusus Jakarta. Karena itu, kita lagi mencari yang betul-betul fokus mengurus Jakarta," jelas Mardani Ali Sera.
Dengan pernyataan tersebut, PKS menunjukkan bahwa mereka masih dalam tahap evaluasi dan belum menentukan dukungan mereka untuk Anies Baswedan atau calon lainnya di Pilkada Jakarta 2024.
Hal sama disampaikan juga Presiden PKS, Ahmad Syaikhu.
Dia menegaskan bahwa partainya akan mendukung kader internal dalam Pilkada DKI, sambil tetap berusaha menjadikan Anies sebagai tokoh nasional.
"Saya kira Anies ini sudah menjadi tokoh nasional jadi jangan kemudian didegradasi kembali sebagai tokoh daerah," ujar Syaikhu.
PKS meyakini bahwa Anies seharusnya mendukung kader PKS untuk maju dalam Pilkada DKI.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menyatakan bahwa peluang untuk mendukung Anies masih terbuka.
Pemilihan Gubernur Jakarta pada November 2024 diprediksi akan menjadi ajang yang menarik, dengan sejumlah calon kuat dari berbagai partai politik.
Kans Anies untuk maju di Pilgub Jakarta masih menarik untuk diikuti, terlebih beberapa parpol lain sudah mengusulkan jagoannya masing-masing.***

Share this article
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan pernyataan terkait peluangnya untuk kembali di Pilkada DKI Jakarta 2024