Laporan Dumas Soal Rekayasa Kasus Jessica Wongso Nihil, Rismon Sianipar ke Kapolri: Kau Pengecut Banci Tak Berani Periksa Krishna Murti

Laporan Dumas Soal Rekayasa Kasus Jessica Wongso Nihil, Rismon Sianipar ke Kapolri: Kau Pengecut Banci Tak Berani Periksa Krishna Murti
Laporan Dumas Soal Rekayasa Kasus Jessica Wongso Nihil, Rismon Sianipar ke Kapolri: Kau Pengecut Banci Tak Berani Periksa Krishna Murti

AYOJAKARTA.COM -- Pakar Digital Forensik dan Komputer Vision, Rismon Sianipar selalu gencar menyuarakan dugaan rekayasa dalam kasus Jessica Wongso.

Dalam tayangan YouTube Balige Academy, ia menyinggung Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang tidak merespons laporan Aduan Masyarakat (Dumas).

Rismon Sianipar mengatakan bahwa ia telah melaporkan adanya rekayasa CCTV dalam kasus Jessica Wongso sejak 1 Maret 2024.

Baca Juga: Warga Jakarta Wajib Tahu! Jembatan Bentuk Kapal Pinisi Senilai Rp29 Miliar Karya Anies Bisa bunyi Jika Terjadi Ini...

Namun hingga akhir Maret 2024, laporan dumas dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso nihil dan zonk tidak ada tindak lanjut.

Padahal lelaki yang pernah dihadirkan dalam sidang tahun 2016 lalu oleh pengacara Jessica Wongso ini telah melampirkan bukti ilmiah dugaan rekayasa CCTV Kafe Olivier.

Menurutnya Kapolri Listyo Sigit Prabowo seharusnya memiliki wewenang yang sangat otoritas untuk membenahi institusinya.

Termasuk dalam memeriksa anggotanya yakni Krishna Murti yang dicurigai ikut terlibat dalam rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso.

Baca Juga: 4 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Adalah Malam Yang Penuh Dengan Keberkahan

“Sebenarnya waktu yang tepat bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini untuk membenahi institusinya, tidak membiarkan komplotan perekayasa yang dipimpin oleh Krishna Murti,” ujar Rismon Sianipar dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Minggu (31/3/2024).

“Sudah 30 Maret sekarang saya periksa dumas itu masih nihil masih zonk hasilnya Kapolri, untuk apalah kalian buat dumas itu hanya untuk syarat saja seolah-olah kalian melayani masyarakat,” lanjutnya.

“Saat itu saya serahkan 30 bukti ilmiah saja nggak ada hasilnya, apa mau saya upload ulang yang 37. Nggak mungkin anda tidak mendengar sampai detik ini sudah viral,” sambungnya.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Menghancurkan Diri Sendiri, dari Tak Enakan hingga Suka Membandingkan

Bahkan secara blak-blakan Rismon Sianipar menyebut bahwa Kapolri pengecut karena tidak berani memeriksa anggotanya yang diduga terlibat dalam rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso.

Yaitu Muhammad Nuh Al Azhar dan Krishna Murti serta saksi ahli lainnya Christopher Hariman Rianto.

“Kau pengecut ya banci tidak mau bertindak seolah-olah negara ini milik kalian, suka-suka mereka kapanpun kami bisa ditumbalkan oleh kalian,” kata Rismon Sianipar.

Baca Juga: UPDATE! Hasil Cek Saldo PKH Tahap 2 di KKS Bank BSI dan Mandiri Cair Merata Disusul BRI dan BNI, Ada THR Rp1,8 Juta bagi KPM Ini

“Buat apa dumas itu kalian buat kalau untuk melaporkan anak buahmu susahnya minta ampun, padahal ini komplotan perekayasa merusak barang bukti digital, mengaburkan semua objek, mengerdilkan menggiring opini publik dan hakim,” imbuhnya.

Menurutnya akibat ulah oknum perekayasa telah membuat Jessica Wongso menderita hingga divonis penjara 20 tahun lamanya.

Bahkan menurut Rismon Sianipar, Krishna Murti diduga telah melakukan pelanggaran HAM karena telah memasukkan Jessica Wongso ke sel tikus selama 4 bulan menggunakan bukti rekayasa CCTV Kafe Olivier.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dumas
# Krishna Murti
# Listyo Sigit Prabowo
# Jessica Wongso
# Kapolri
# rismon sianipar

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.