AYOJAKARTA.COM -- Setelah berlangsungnya Pemilihan Umum, fokus kini beralih pada penyaluran bantuan sosial yang sempat dijadwalkan pada hari ini Jumat (16/2/2024).
Kabar terbaru yang dikutip ayojakarta.com dari YouTube Info Bansos pada Jumat (16/2/2024), mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan sosial yang tertunda selama masa tenang Pemilu 2024 kini akan dilanjutkan.
Program bantuan pangan beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali disalurkan pemerintah melalui Perum Bulog.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memantau langsung penyaluran bantuan tersebut di Kantor Pos Sukasari, Kota Bogor pada 15 Februari 2024.
Penyaluran dilakukan melalui kantor pos karena sebagian kantor kelurahan masih terlibat dalam proses pemilu.
Bantuan pangan beras ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras yang mengalami kenaikan akibat belum masuknya musim panen.
Sementara itu, Badan Pangan Nasional berencana mengimpor beras untuk menjaga keseimbangan pasokan di semua rantai distribusi.
Meski stok beras pada Januari dan Februari 2024 mencapai 2,8 juta ton, penurunan produksi akibat cuaca El Nino membuat perlunya impor beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Harga Beras Naik, Jokowi Pastikan Bansos 10 Kg Tetap Ada hingga Juni: Di Negara Lain Kan Nggak Ada
Terkait bantuan tambahan untuk KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 600.000, pemerintah telah menyalurkan sejumlah bansos sejak awal 2024.
Program tersebut meliputi PKH, BPNT, Cadangan Pangan Beras (CBP) 10 kg dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Dari program tersebut, BLT Mitigasi Risiko Pangan menjadi sorotan karena merupakan pengganti dari BLT El Nino tahun 2023.
Program ini diberikan kepada KPM sebagai upaya penanggulangan dampak kekeringan yang berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.
Total anggaran yang dialokasikan sekitar Rp11,25 triliun untuk menjangkau sekitar 18,8 juta KPM.
Penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan direncanakan secara bertahap dari Januari hingga Maret dengan masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp600.000.
Sementara itu, terkait dengan pencairan bansos lainnya seperti BLT El Nino hingga H+1 Pemilihan Umum 2024, belum terdapat informasi lanjutan.
Namun, penyaluran bansos yang marak setelah pemilu adalah PKH dan BPNT tahap 1 yang disalurkan melalui kantor pos di beberapa daerah.
Baca Juga: Segera Ambil di PT Pos Indonesia! Ada 2 Bansos PKH dan BPNT Cair Nominal Besar, Wilayah Apa Saja?
Bantuan ini berupa tunai dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
BPNT sebesar Rp200.000 dan PKH dialokasikan untuk tiga bulan ke depan.
Diharapkan KPM terus mengikuti perkembangan pencairan bansos di daerah masing-masing.***

Share this article
Begini kabar penyaluran bansos untuk KPM PKH dan BPNT yang dikabarkan akan cair setelah Pemilu 2024.