Syarat Kesehatan Mata untuk Daftar Sekolah Kedinasan, Sudah Tahu?

Ilustrasi kesehatan mata.
Ilustrasi kesehatan mata.

AYOJAKARTA.COM – Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan siswa yang tidak memilih ke PTN.

Berbagai jenis sekolah kedinasan ada di Indonesia. Syarat pendaftarannya pun beragam. Salah satunya adalah syarat kesehatan mata.

Siswa yang ingin mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan tentunya memperhatikan syarat pendaftarannya, termasuk syarat kesehatan mata.

Ternyata setiap sekolah kedinasan memiliki syarat kesehatan mata yang berbeda. Seperti apakah itu?

Berikut informasi tentang syarat kesehatan mata untuk mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan yang dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @studikedinasan.id.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 4 Keuntungan Sekolah Kedinasan di STAN, Bisa Kuliah Gratis hingga Diangkat Jadi PNS

1. PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)

Bagi siswa kelas XII SMA yang ingin mendaftarkan dirinya ke PKN STAN, bisa tenang untuk syarat kesehatan mata.

PKN STAN tidak memiliki syarat kesehatan mata sehingga boleh berkacamata baik itu plus, minus, atau silindris.

2. Polstat STIS

Polstat STIS atau yang disebut Politeknik Statistika memiliki syarat untuk kesehatan mata.

Syarat kesehatan mata yang diberikan oleh Politeknik Statistika STIS adalah maksimal 6 dioptri untuk minus dan/atau plus.

Baca Juga: Daftar Sekolah Kedinasan dengan Ikatan Dinas Terfavorit, Tertarik Masuk Salah Satunya?

3. IPDN

Bagi siswa kelas XII SMA yang ingin mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan IPDN, harus sehat matanya.

Karena IPDN memiliki syarat kesehatan mata yaitu wajib bebas berkacamata atau tidak boleh menggunakan kacamata.

4. Poltek SSN

Poltek SSN memiliki syarat kesehatan mata yang berbeda dengan ketiga sekolah kedinasan sebelumnya.

Poltek SSN menginginkan siswa yang mendaftarkan diri tidak memiliki kondisi mata buta warna.

Baca Juga: Wajib Tahu! 6 Sekolah Kedinasan yang Lulusannya Bisa Langsung Jadi PNS, Tertarik untuk Daftar?

5. STMKG

STMKG juga memiliki syarat kesehatan mata yang berbeda dengan sekolah kedinasan lainnya.

Syarat kesehatan mata di STMKG adalah maksimal minus 2, spheris, dan tidak silinder matanya.

6. STIN

STIN memiliki syarat kesehatan mata yaitu maksimal minus 1 dan/atau plus 1 untuk siswa yang ingin mendaftarkan diri.

Baca Juga: 10 Sekolah Kedinasan dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak, Simak Informasi Selengkapnya di Sini!

7. Poltekim/Poltekip

Poltekim/Poltekip memiliki syarat kesehatan mata seperti IPDN, yaitu peserta yang mendaftarkan diri tidak boleh berkacamata atau wajib bebas kacamata.

8. Sekdin Kemenhub

Sekolah kedinasan Kemenhub atau Sekdin Kemenhub juga seperti IPDN, yaitu syarat kesehatan matanya adalah wajib bebas kacamata.

Itulah syarat kesehatan mata untuk mendaftarkan diri ke sekolah kedinasan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kesehatan mata
# syarat
# sekolah kedinasan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).