AYOJAKARTA.COM - Film dokumenter dengan judul "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso" telah memicu perpecahan pendapat di kalangan masyarakat mengenai kasus kopi sianida.
Bahkan, beberapa orang akhir-akhir ini mulai mempertanyakan apakah Jessica Kumala Wongso benar-benar adalah pembunuh Wayan Mirna Salihin.
Hal ini telah menimbulkan sorotan terhadap sejumlah pihak, termasuk mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti.
Krishna Murti, yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Antar Lembaga Kepolisian, dianggap oleh banyak pihak telah memaksa menjadikan Jessica Wongso sebagai tersangka dalam kasus kopi sianida.
Situasi semakin rumit karena Jessica pernah mengklaim bahwa Krishna Murti memaksa dirinya untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan Mirna Salihin.
Krishna sebelumnya sempat mencoba mengklarifikasi berbagai rumor yang beredar, tetapi akhirnya menghapusnya, dan saat ini bahkan tidak aktif lagi di media sosial.
Baca Juga: Martin Simanjuntak Diminta Bantu Tangani Kasus Jessica Wongso: Saya Tidak Bisa, tapi...
Namun, Krishna Murti tetap menyisakan jejak digital terkait kasus kopi sianida, termasuk video yang menunjukkan percobaan mencampur kopi Vietnam dengan racun sianida.
Video ini diunggah pada tanggal 11 Agustus 2016 dan menampilkan empat jenis kopi.
“Jangan diminum,” ucap Krishna di kolom caption, dikutip dari akun instagramnya @krishnamurti_bd91.
Keempat jenis kopi tersebut adalah varian yang sama. Keterangan tertulis di depan masing-masing gelas menyebut, "Kopi I: Tanpa sianida, tidak diaduk. Kopi II: Tanpa sianida, diaduk. Kopi III: Dengan sianida, tidak diaduk. Kopi IV: Dengan sianida, diaduk."
Sesuai petunjuk yang tertera di kertas, petugas kepolisian tampak mencampur kopi di dalam gelas kedua dan gelas keempat.
Pada pandangan pertama, terlihat perbedaan warna di gelas kedua dan keempat dibandingkan dengan yang lain, karena kopi dan susunya telah bercampur.
Baca Juga: Fakta di Balik Kasus Jessica Wongso, Mengungkap Tingkat Bahaya Sianida untuk Tubuh Manusia
Namun, perbedaan yang signifikan muncul ketika senter diarahkan ke masing-masing gelas. Gelas yang berisi kopi dengan sianida yang diaduk, yaitu gelas keempat, tiba-tiba terlihat berwarna kuning, bukan cokelat seperti kopi susu yang lain.
“Coba kasih cahaya (karena kejadiannya) siang-siangan,” ucap petugas kemudian ada yang mengarahkan senter ke keempat gelas di atas meja tersebut.
“Nah itu, itu, kayak kunyit asam. Kayak jamu. Itu,” kata petugas lagi dan menambahkan agar kopi bercampur sianida itu jangan dicium sembarangan.***

Share this article
Melalui akun Instagramnya, Krishna Murti peringatkan agar tidak konsumsi sianida dengan mengunggah kasus Mirna Salihin.