AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD merespon pernyataan Wamenkeu Suahasil Nazara soal ribut beda data transaksi janggal Rp 349 T antara Menkopolhukam dengan Kemenkeu.
Dalam pernyataannya, Wamenkeu Suahasil Nazara menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan antara data yang diberikan Menkopolhukam Mahfud MD dengan Kemenkeu.
Suahasil Nazara menjelaskan terkait data-data soal transaksi janggal Rp 349 T yang masuk ke Kemenkeu dan membandingkan dengan apa yang disampaikan Mahfud MD.
Baca Juga: Viral Video Rafael Alun Trisambodo Terciduk Menangis Heboh Usai Klarifikasi, Netizen: Akting Tuh!
Menurut Suahasil, tidak ada perbedaan data yang pernah disampaikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD maupun Sri Mulyani meskipun cara penyajiannya berbeda.
Dimana dalam pemaparan Sri Mulyani bersama Komisi XI DPR RI menggunakan bentuk pie chart sedangkan Mahfud MD menjelaskan mengenai data tersebut dengan menggunakan tabel.
Pada akhirnya hasil yang ditemui oleh kedua pemaparan baik Menkeu Sri Mulyani maupun Mahfud MD memiliki total hasil yang sama.
“Nilai totalnya berapa, Rp 349,874 Triliun. Sumber datanya sama, yaitu rekap surat PPATK. Cara menyajikannya bisa berbeda,” ujar Suahasil Nazara seperti dilansir Ayojakarta.com dari siaran Kompas TV, Sabtu (1/4).
Mahfud MD pun merespon terkait pernyataan Wamenkeu Suahasil Nazara tersebut dan menegaskan hal itu.
Menurut Mahfud, angka agregat Rp 349 Triliun dengan 300 surat hanya berbeda di memiliah datanya saja.
“Akhirnya clear, kan? Wamenkeu mengakui tdk ada perbedaan data antar Kemenkeu dan Menko Polhukam/PPATK ttg dugaan pencucian uang. Angka agregat 349T dgn 300 surat. Bedanya hanya cara memilah data. Itu yg sy bilang di DPR. Skrng tinggal penegakan hukumnya,” cuit Mahfud MD pada akun Twitternya @mohmahfudmd.
Sebelumnya Mahfud MD telah hadir dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI membahas soal transaksi janggal Rp 349 Triliun tersebut.
Selama rapat berlangsung, suasana panas pun sangat terasa karena perdebatan yang terjadi antara Mahfud MD dengan anggota Komisi III DPR RI.
Bahkan suasana rapat yang berlangsung pada 30 Maret 2023 lalu itu pun hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Banyak hal yang dibuka selama rapat berlangsung sehingga menimbulkan begitu banyak persepsi publik terkait kinerja para anggota DPR RI.***

Share this article
Mahfud MD merespon pernyataan Wamenkeu Suahasil Nazara soal ribut beda data transaksi janggal Rp 349 T