Ramai Kecaman Restorative Justice Kasus Penganiayaan David Ozora, Kajati DKI Beri Klarifikasi: Mustahil Bisa…

Klarifikasi Kajati DKI Soal Tawaran Restorative Justice
Klarifikasi Kajati DKI Soal Tawaran Restorative Justice

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini tanggapan dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) terkait restorative justice kasus penganiayaan David Ozora banyak mendapat kecaman.

Pasalnya banyak pihak menilai bahwa kasus penganiayaan anak petinggi gerakan pemuda (GP) Ansor Jonathan Latumahina merupakan penganiayaan berat.

Sehingga tidak pantas mendapatkan restorative justice (RJ), bahkan Menko Polhukam Mahfud MD menyebut bahwa Kajati DKI Jakarta keliru dan lebay.

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka Pertengahan Tahun! Berikut Bocoran Kebijakan Pengadaan CPNS 2023, Prioritas untuk….

Banyak isu beredar di luaran membuat Kajati DKI Jakarta, Reda Manthovani angkat bicara memberikan klarifikasi.

Yaitu soal isu memberikan tawaran restorative justice untuk kasus penganiayaan David oleh Mario Dandy cs.

Dalam klarifikasinya, Reda membantah atas tuduhan menjenguk David karena untuk menawarkan restorative justice.

Baca Juga: Mau Ajukan Pinjaman KUR BRI 2023? Kenali Dulu Hal yang Pengaruhi Jumlah Maksimal Kredit Disetujui, Apa Saja?

Ia pun meluruskan tentang bahasan tawaran RJ saat ditanyai oleh media. Menurutnya pihaknya hanya akan menyelesaikan kasus ini secara profesional.

“Udah kami klarifikasi tentang adanya pertanyaan yang di door stop yang tidak ter-record sehingga melenceng kemana-mana,” ujar Reda dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Senin (20/3/2023).

“Kembali lagi bahwa kami hanya akan menyelesaikan perkara ini seprofesional mungkin, sehingga tercapailah rasa keadilan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Mobile BCA Eror, Pelanggan Keluhkan Tak bisa Online, Begini Penjelasan dari Pihak BCA

Lebih lanjut, Kajati DKI Jakarta juga menuturkan bahwa pada saat itu ada yang bertanya tentang restorative justice dari anak AG pacar Mario Dandy.

Yang mana menurutnya AG merupakan pelaku yang diatur di dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sedangkan David yang merupakan korban juga anak yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sehingga menurutnya di dalam kedua Undang-Undang tersebut ada konsep restorative justice yang dinamakan diversi.

Baca Juga: HORE! Auto Dapat Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah Sebesar Rp7 Juta, Cek Syarat dan Ketentuan di Sini

“Nah mengingat wartawan ada menanyakan tentang RJ yang memang belum mungkin jarang yang mendengar kata diversi, maka saya gambarkan,” kata Reda.

“Saya jelaskan, perlu ada forum tawar-menawar dan perdamaian. Pertanyaan yang dilontarkan itu memang ada yang terselip nggak keteguran, karena pada saat itu memang di bawah duduknya,” imbuhnya.

Ia pun mengatakan bahwa pada saat itu ia menggambarkan bahwa konsep untuk pelaku anak itu ada yang dinamakan konsep perdamaian.

Baca Juga: Lagi, BCA Mobile Error dan Gangguan Transaksi Berwarna Merah Terus? Lakukan Hal Mudah Ini agar Kembali Normal

Sehingga menurutnya perdamaian tersebut juga harus dilihat apakah ada kesepakatan antara pelaku dengan korban atau keluarganya.

Selain itu juga menurut Kajati DKI Jakarta ada kriterianya, yaitu tindak pidana apa yang dikenakan dalam kasus tersebut.

“Saat ini korban belum dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga mustahil bisa terjadi kesepakatan tersebut,” jelas Reda Manthovani.

Baca Juga: Jika Ada Perbedaan Dalam Tentukan 1 Ramadan,Harus Ikut Mana? Ustaz Abdul Somad Beri Anjuran Ini

Ia juga menegaskan kembali bahwa ada beberapa persyaratan yang harus dilalui.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan bahwa restorative justice hanya untuk tindak pidana yang memang batasan hukumannya di bawah 5 tahun untuk dewasa.

Sehingga untuk tindak pidana berat tidak bisa karena restorative justice hanya untuk tindak pidana ringan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kajati DKI Jakarta
# kasus penganiayaan anak GP Ansor
# David Ozora
# Mario Dandy
# restorative justice

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.