Sebut Jaksa Tak Lebih dari Robot, Kamaruddin Simanjuntak: Jangan Dibully, Mereka Hanya Menjalankan Perintah

Sebut Jaksa Tak Lebih dari Robot, Kamaruddin Simanjuntak: Jangan Dibully, Mereka Hanya Menjalankan Perintah
Sebut Jaksa Tak Lebih dari Robot, Kamaruddin Simanjuntak: Jangan Dibully, Mereka Hanya Menjalankan Perintah

AYOJAKARTA.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutannya kepada para terdakwa kasus pembunuhan berencana Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Seperti diketahui, Putri Candrawathi dituntut lebih ringan dibandingkan Richard Eliezer.

Hal inilah yang kemudian membuat publik geram dan merasa kecewa.

Banyak yang beranggapan Putri Candrawathi ialah pemicu terjadinya pembunuhan berencana tersebut dan pantas mendapatkan hukuman yang lebih berat dari tuntutan JPU.

Baca Juga: Jelang Sidang Vonis Ferdy Sambo, Mahfud MD Angkat Bicara: Saling Menyalahkan Itu Biasa!

Sedangkan untuk Richard Eliezer, banyak yang berpendapat bahwa hukuman yang adil untuk dirinya adalah hukuman paling ringan ataupun bebas.

Mendengar hal itu, kuasa hukum dari Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan bahwa Jaksa yang bertugas di persidangan tidak lebih dari robot dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV pada Selasa (7/2/2023).

“Jadi Jaksa yang ada di persidangan, mohon maaf saya katakan itu tidak lebih dari pada robot,” ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Heboh! Ada Aliran Dana Rp 155 Triliun, Kamaruddin Simanjuntak: Jika Presiden Tak Tahu Maka Negara dalam Bahaya

Kamaruddin Simanjuntak bercerita Jaksa yang bekerja di persidangan merupakan sahabat-sahabatnya.

Ia menilai para Jaksa bekerja hanya menjalankan perintah dari atasan.

“Saya mau katakan, mereka ini bekerja tidak lebih dari pada robot, artinya hanya menjalankan perintah dari atasan,” ucapnya.

Ketika ditanya siapa yang memerintah oleh Uya Kuya selaku host dalam acara tersebut, begini jawaban Kamaruddin Simanjuntak.

“Siapa lagi kalau bukan Jaksa Agung atau Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum),” jawab Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Ada Operasi Senyap Senilai 155 Triliun Rupiah yang Membuat Tewasnya Brigadir J Sukar untuk Bisa Terungkap

Adanya perintah dari atasan membuat para Jaksa ketika membacakan tuntutan di persidangan mengalami perang batin.

Hal tersebut terungkap dari beberapa Jaksa yang meluapkan ekspresi keadaan dirinya di persidangan.

Ada beberapa Jaksa tertangkap kamera seperti menahan tangis ketika membacakan surat tuntutan kepada terdakwa Richard Eliezer.

“Jadi itu sebabnya mereka ketika membacakan tuntutan, ada yang menangis mengeluarkan air mata, ada yang sampai sesenggukan sampai bergetar, ada yang menguatkan temannya, ada yang sedih, kan kelihatan dari raut wajahnya,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.

“Di ini mereka itu perang batin dan pastilah ketahuan bahwa jaksa-jaksa yang bekerja ini tidak sesuai dengan hati nuraninya,” tambahnya.

Baca Juga: Pakar Nilai Pengacara Ferdy Sambo Katakan Hal yang Terlalu Vulgar dalam Delik, Apa Itu?

Kamaruddin Simanjuntak juga meminta agar Jaksa yang bekerja di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J tidak dibully.

“Jadi tolong jangan dibully jaksa-jaksa ini, karena sebetulnya bukan keinginan mereka,” pintanya.

“Jaksa-jaksa yang bekerja di PN Jakarta Selatan itu hatinya tidak seperti itu, mereka hanya membacakan perintah atasan,” pungkas Kamaruddin Simanjuntak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# jangan dibully
# menjalankan perintah
# Jaksa Agung Muda Pidana Umum
# PN Jakarta Selatan
# Yosua Hutabarat
# Jampidum
# Jaksa Penuntut Umum (JPU)
# Putri Candrawathi
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# JPU
# pembunuhan berencana
# Uya Kuya
# Jaksa Agung
# Jaksa
# robot

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.