Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Lakukan Gerakan Atas Tanah Guna Pengaruhi Vonis, Ada Makelar Kasus?

Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Lakukan Gerakan Atas Tanah Guna Pengaruhi Vonis, Ada Makelar Kasus?
Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Lakukan Gerakan Atas Tanah Guna Pengaruhi Vonis, Ada Makelar Kasus?

AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo terus menjadi perhatian publik.

Para terdakwa Ferdy Sambo Cs sedang menunggu cemas putusan apa yang akan dijatuhkan hakim.

Tidak hanya mereka, masyarakat pun dibuat penasaran terkait hukuman yang akan diterima para terdakwa, terutama Ferdy Sambo.

Sebagaimana diketahui Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mengajukan tuntutan pidana seumur hidup untuk Ferdy Sambo.

Baca Juga: Selain Gerakan Bawah Tanah, Ada Pula Gerakan Atas Tanah di Kasus Ferdy Sambo! Ini Bocoran Wujudnya

Tuntutan seumur hidup ini rupanya menjadi polemik di kalangan masyarakat.

Hukuman mati pantas untuk Ferdy Sambo dikarenakan kualitas kejahatannya, yang menurut Kamaruddin Simanjuntak sudah merugikan banyak pihak.

Melalui perintah Ferdy Sambo, Richard Eliezer telah menghilangkan nyawa Brigadir Yosua Hutabarat.

Selain itu, Ferdy Sambo juga dianggap telah menipu Presiden, MPR/DPR, Kapolri, lembaga Kompolnas maupun lembaga-lembaga lainnya.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Alasan Tolak jadi Kuasa Hukum Richard Eliezer, Ternyata karena Hal Ini

Terdakwa Ferdy Sambo bahkan telah menyeret 97 juniornya, di mana mereka semua memiliki keluarga.

Maka secara kualitas kejahatan Ferdy Sambo inilah, dirinya layak dihukum mati.

Namun di sisi lain, para pendukung Ferdy Sambo gencar melakukan gerakan guna memperingan bahkan membebaskan Ferdy Sambo dari hukuman pidana.

Disampaikan oleh Mahfud MD bahwa ada gerakan bawah tanah untuk mempengaruhi vonis Ferdy Sambo.

Tidak hanya kabar adanya gerakan bawah tanah, Kamaruddin Simanjuntak bahkan menyebutkan adanya gerakan di atas tanah.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Menghilang Jelang Vonis Hakim, Ternyata Hal Tak Mengenakkan Ini Jadi Sebabnya

Dikutip AYOJAKARTA.COM dari YouTube Uya Kuya TV pada Selasa 7 Februari 2023, berikut penuturan Kamaruddin Simanjuntak dengan Uya Kuya. 

"Ada, jangankan gerakan bawah tanah, gerakan atas tanah pun terlihat jelas," ujar Kamaruddin Simanjuntak.

"Yang dipengaruhi oleh gerakan itu, saya mengikuti pola yang lain ya. Ini pasti ada memainkan markus, makelar kasus," kata pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat tersebut.

"Markus ini bekerja di lingkungan Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung juga di lingkungan Kepolisian," lanjutnya.

"Dan markus-markus ini tidak perlu dia tahu pasal-pasal yang perlu dia tahu adalah rupiah atau dollar, hanya perlu tahu NPWP, nawar piro wani piro," sindir Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Ngeri! Soroti Gerakan Bawah Tanah Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak: Ada Makelar Khusus Nawar Piro Wani Piro

Para markus ini akan mendapatkan bonus dari kasus yang telah dimenangkan.

"Makanya sering itu kita pengacara yang tahu pasal-pasal, Undang Undang sekarang tidak laku di mata klien yang hanya fokus menang," curhat Kamaruddin Simanjuntak.

"Kalau kau ingin menang jangan cari pengacara, karena pengacara hanya melindungi, memperjuangkan hak-hak klien sesuai Undang Undang, tapi kalau kamu hanya cari menang, carilah markus, karena dia jelas NPWP, nawar piro wani piro," ujarnya.

"Markus itu menghubungkan antara pihak yang berperkara dengan Kepala Kepolisian, Jaksa Agung atau Mahkamah Agung," jelas Kamaruddin Simanjuntak.

Menurut kuasa hukum Brigadir Yosua Hutabarat ini, markus itu tujuannya untuk melakukan deal-deal atau persetujuan bahkan seringkali gugatan belum masuk ke pengadilan mereka sudah konsultasi terlebih dahulu kepada ketua pengadilan, siapa nanti hakimnya apa putusannya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# MPR
# Kepolisian
# gerakan bawah tanah
# Brigadir Yosua Hutabarat
# Markus
# Jaksa Penuntut Umum (JPU)
# NPWP
# Richard Eliezer
# Brigadir J
# Kompolnas
# Kamaruddin Simanjuntak
# Uya Kuya
# Kejaksaan Agung
# Ferdy Sambo
# Mahkamah Agung
# Makelar Kasus
# pembunuhan
# Kapolri
# Presiden
# vonis
# DPR
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).