AYOJAKARTA.COM – Kompolnas ikut buka suara terkait adanya bantuan yang akan diterima Ferdy Sambo jelang sidang vonis hukuman kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Bahkan Kompolnas blak-blakan sebut memang ada ‘utang budi’ yang siap bantu ringankan hukuman bagi Ferdy Sambo di sidang vonis nantinya.
Kompolnas melalui Benny Mamoto menyebut, utang budi tersebut justru berasal dari institusi Polri dimana tempat Ferdy Sambo bekerja dulu.
Baca Juga: Terpopuler! Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa: 2 Indikasi akan Terbongkar Jika Ferdy Sambo Dihukum Mati
Ferdy Sambo yang dikenal memiliki banyak pengaruh dan jejaring diyakini sudah banyak membantu banyak pihak di dalam institusi Polri selama dia menjabat.
Benny yang senada dengan apa yang disampaikan oleh Mahfud MD soal gerilya bawah tanah menegaskan bahwa hal-hal tersebut perlu untuk diwaspadai.
Apalagi Ferdy Sambo selama ini terkenal dengan jejaringnya, serta kekuasaan dan pengaruhnya di dalam kepolisian.
Tentu saja akan banyak pihak yang merasa ‘perlu’ menolong Ferdy Sambo buntut bantuan atau utang budi mereka kepada mantan Kadiv Propam tersebut.
“Ketika Sambo masih menjabat bagaimana pengaruh dia di Internal Polri, disamping jabatannya juga kita semua tahulah jejaring mereka,” ujar Benny seperti dilansir Ayojakarta.com pada siaran Kompas TV.
Baca Juga: Terpopuler! Bambang Widjojanto Dihadapan Novel Baswedan Sebut Candaan Ketua KPU RI adalah Pengakuan?
“Nah bagi mereka-mereka yang dulu pernah ditolong pernah dibantu ini tentunya utang budi pada yang bersangkutan (Ferdy Sambo),” ujarnya lagi.
Menurut Benny, orang-orang tersebutlah yang diduga dapat menolong balik Ferdy Sambo pada kasus pembunuhan Brigadir J ini.
“Inilah yang bisa diminta ataupun tidak mereka akan berusaha menolong balik untuk yang bersangkutan ini nanti bisa dihukum yang seringan-ringannya,” kata Benny.
Bahkan mereka yang dinilai akan menolong Ferdy Sambo sudah mengetahui cara apa yang dapat dilakukan.
“Caranya tentunya berbagai macam cara bisa ditempuh karena mereka juga tahu bagaimana proses hukum ini berjalan dan siapa yang harus ditemui, dan sebagainya,” ungkapnya.
Dan hal tersebut yang menurut Benny perlu untuk diwaspadai seperti apa yang disampaikan oleh Mahfud MD.
“Itulah yang perlu diwaspadai oleh sebab itu pak Mahfud menyampaikan, ini yang perlu diwaspadai,” ucap Benny.
“Tentunya hubungan-hubungan personal yang terbangun yang sudah lama dan memang dirasakan utang budi oleh orang-orangnya ini tentunya juga akan menjadi alasan mereka untuk membantu yang bersangkutan,” tambahnya.***

Share this article
Senada dengan Mahfud MD, Kompolnas Benny Mamoto sebut jaringan Ferdy Sambo yang kuat buat institusi Polri miliki utang budi untuk bebas