AYOJAKARTA.COM - Sesar Garsela menunjukkan keaktifannya baru-baru ini setelah membuat wilayah Bandung berguncang dengan magnitudo 4.0 pada Sabtu (28/1/2023) pukul 01:00:33 WIB.
Sebelum gempa bumi tersebut terjadi, berdasarkan hasil analisa BMKG gempa dengan kedalaman 5 km tersebut diawali dengan 2 gempa pendahuluan (foreshock) M 2.6 dan M 3.0.
Namun tak hanya itu hingga pukul 01:46 WIB, berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 4 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) pada pukul 01:08, 01:13, 01:17 dan 01:36 dengan magnitude terkecil 2.4 dan magnitude terbesar 3.5.
Nama sesar Garsela memang kurang begitu ramai diperbincangkan dikalangan masyarakat seperti sesar Baribis dan sesar Cugenang.
Hal ini disebabkan meskipun sesar ini terpantau aktif namun jarang menimbulkan gempa yang dirasakan masyarakat.
Dalam sebuah artikel yang dimuat di laman Ayosemarang.com dengan judul "Sepak Terjang Sesar Garsela Sebabkan Gempa Bumi di Jawa Barat Sejak 2008, Seberapa Berbahaya?" beberapa rentetan gempa tercatat pada sesar tersebut antara lain.
-
Salah satu goncangan yang merusak yang berpusat di sesar Garsela terjadi tanggal 18 Juli 2017 yang kekuatannya M 3,7 menimbulkan kerusakan sekitar areal Kamojang, Garut.
-
Kemudian tanggal 1 November 2020, gempa mengguncang Bandung dan Garut dengan Magnitudo 4,0.
-
Tanggal 1 Desember 2021 berkekuatan M 3,7
-
Tanggal 4 Desember 2021 dengan Magnitudo 2,9
-
Tanggal 7 Desember 2021 dengan M 2,8
-
Awal tahun 2022 tepatnya 19 April 2022 mencapai Magnitudo 3,4
-
Terakhir, 28 April 2022 jam 22.04 WIB berkekuatan M 2,3.
Selain catatan gempa bumi pada sesar Garsela tersebut, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube kompas.com (29/1/2023), dijelaskanlah beberapa fakta mengenai sesar ini yang salah satunya merupakan fakta tentang aktivitasnya di Wilayah Jawa Barat bagian selatan.
BMKG telah mencatat bahwa sesar Garsela ini merupakan salah satu struktur sesar yang paling aktif di Jawa Barat.
Hal ini terlihat dari aktivitas kegempaan sesar Garsela dari tahun 2008 yang terpantau oleh BMKG.
Baca Juga: Singkat dan Penuh Makna! Ini Kumpulan Kartu Ucapan Buat Kekasih di Hari Valentine 2023
Sesar ini memiliki struktur memanjang dari selatan Garut menuju ke selatan Bandung sepanjang 42 km.
Sesar Garsela memiliki dua segmen yaitu segmen Rakutai di bagian sepanjang utara 19 km dan segmen Kencana di bagian selatan sepanjang 17 km.
Gempa bumi yang terdeteksi pada zona sesar Garsela kebanyakan memiliki pola zona sesar geser.
Jika mengamati pola aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat mengarah ke barat daya hingga timur laut. ***

Share this article
Sesar Garsela menunjukkan keaktifannya baru-baru ini setelah membuat wilayah Bandung berguncang dengan magnitudo 4.0 pada Sabtu (28/1/2023).