AYOJAKARTA.COM - Nama Farhat Abbas kini kembali menjadi bulan-bulanan netizen karena keterlibatannya dalam huru-hara kedatangan Bunda Corla ke Indonesia dengan mensomasi dan mengancamnya.
Namun tak sampai berita itu selesai, kini lewat instastorynya yang diunggah ulang oleh akun @nyinyir_update_official (29/1/2023), Farhat Abbas menyebut bahwa Bharada E miliki otak jahat yang jadi penyebab kematian Brigadir J atau Brigadir Yoshua Hutabarat.
“Kejujuran bukan alasan lepas dari hukuman Polri, kalo gak ada pelor dan otak brutal jahat bharada E, tak ada kematian Jos!” tulis Farhat Abbas, dikutip dari Instagram @farhatabbasofficial (29/1/2023).
Farhat Abbas pun kemudian meminta keluarga almarhum Brigadir J untuk bisa memaafkan Ferdy Sambo.
"Keluarga Jos harus memaafkan Irjen Sambo yang dikhianati anaknya yang merupakan ajudan Sambo! Karena anaknya mati karena selingkuh!” lanjutnya.
Selain itu Farhat Abbas juga menyebutkan bahwa kematian Brigadir J tersebut merupakan penebus atas kesalahan dan dosa almarhum.
“Anggep kematian tersebut sebagai hukuman dan penebus kesalahan dan dosa,” pungkasnya.
Postingan pada akun tersebut kemudian dipenuhi dengan komentar negatif dari netizen yang geram melihat komentar dari Farhat Abbas tersebut.
"Aku paling gak habis pikir, sama kata-kata bawah sendiri, salam pandai dong katanya, saking pandainya pikirannya selalu beda sama orang normal," tulis akun @jessefactory.
"Gak usah ditanggapi dia ini, dia lagi sepi job jadi semua mau diurus demi receh," tulis akun @irwansyah_zlatan.
"Kayaknya dia cari sensasi doang, biar pamornya muncak," tulis akun @antian_findis.
"Dia itu beneran SARJANA HUKUM gak sih? " tulis akun @dikaa629.
"Farhat Abbas mungkin dia belum baligh, soalnya gak bisa bedain mana salah dan mana yang bener," tulis akun @ayyaadrt.***

Share this article
Geger Farhat Abbas minta keluarga Brigadir J maafkan Ferdy Sambo hingga senggol Bharada E, netizen ragukan title Sarjana Hukum-nya.