Jangan Termakan Hoax! Ini Perbedaan Gempa Megathrust dan Gempa yang Disebabkan Oleh Sesar

Jangan Termakan Hoax! Ini Perbedaan Gempa Megathrust Dan Gempa Yang Disebabkan Oleh Sesar

Jangan Termakan Hoax! Ini Perbedaan Gempa Megathrust Dan Gempa Yang Disebabkan Oleh Sesar

AYOJAKARTA.COM - Masyarakat telah terlanjur paranoid terhadap gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia.

Selain itu banyak hoax atau berita bohong yang terlanjur menyebar di sosial media.

Salah satunya adalah mengenai gempa bumi megathrust yang diperkirakan akan melanda diantara wilayah Jawa dan Sumatra.

Baca Juga: Waspada! Peneliti ITB Ungkap Indonesia Berada di Penghujung Siklus Gempa Megathrust, Terjadi 40 Tahun Lagi?

Kabar yang beredar pun semakin meresahkan tak kala bencana gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Jawa Barat terjadi beberapa waktu lalu

Para ahli di bidang ilmu kegempaan pun telah banyak penelitian yang menjelaskan mengenai perbedaan gempa bumi yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat dengan megathrust.

Lantas apa yang beda antara gempa bumi yang disebabkan oleh sesar dan gempa bumi megathrust?

Baca Juga: Gempa Bumi Megathrust Mimpi Buruk Bagi Indonesia, Kenali Mitigasi Bencana Sejak Dini!

Pengertian gempa yang disebabkan oleh sesar

Dilansir AyoJakarta.com dari cuitan di akun Twitter @DaryonoBMKG pada (12/12/2022) yang merupakan Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser.

Lebih jelas, Daryono menjelaskan mengenai sesar dalam wawancara team Ayojakarta.com (12/12/2022) bahwa sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah.

Baca Juga: Dokter Tifa Ngetuit Bakal Ada Gempa dan Tsunami Besar antara 20 Desember – 23 Januari, Hoaks Bukan Nih BMKG?

Hal senada disebutkan pula dalam jurnal ilmiah oleh Fakultas Teknik Jember yang menyebutkan bahwa Sesar/patahan/fault merupakan suatu gejala adanya pergeseran lapisan batuan akibat gaya tekan kerak bumi.

Dalam jurnal tersebut dijelaskan pula bahwa kerak bumi tersusun atas batuan yang dapat mengalami gaya penekanan sehingga terjadi patahan.

Karena gesekan dan kekakuan batuan, batuan tidak bisa meluncur atau saling melewati satu sama lain dengan mudah.

Baca Juga: BMKG Lapor Sumur Banten Diuncang Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitude

Seperti aktivitas sesar yang ada di Cianjur, daerah yang dilewati sesar tersebut merupakan area berbahaya dan rawan kerusakan berat saat sesar tersebut aktif.

Pengertian Gempa Megathrust

Megathrust atau gempa besar ini sering diungkapkan oleh para ilmuwan dan diprediksi akan melanda wilayah Indonesia.

Baca Juga: Info Gempa Hari Ini 16 Desember: Terasa di Sumur Banten, Nias, dan Fak-fak dengan Skala Magnitudo 4

Daryono dalam wawancara dengan tim Ayojakarta.com (12/12/2022) memberikan penjelasan terkait megathrust berada di Samudra Hindia selatan Jawa dan yang menjadi sumber gempa adalah tumbukan lempeng.

Dikutip dari YouTube Narasi Newsroom pada Jumat (16/12/2022) permukaan lempeng yang berupa lempeng benua atau samudra selalu bergerak selama jutaan tahun.

Indonesia dilewati oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, lempeng Pasifik di sebelah Timur dan lempeng Eurasia di sebelah Utara.

Baca Juga: Gempa Guncang Sumur Banten Pagi Ini 16 Desember, BMKG Catat Magnitudo 4.1

Gerakan permukaan lempeng tersebut bisa berupa saling gesek, menjauh dan bertumbukan.

Tumbukan pada lempeng tersebut yang biasanya disebut dengan subduksi atau keadaan dimana lempeng samudra menyelinap ke bawah lempeng benua.

Tumbukan tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar karena memiliki perbedaan massa jenis, hal inilah yang disebut megathrust.

Baca Juga: Gempa Susulan M 1,9 di Cianjur Hari ini Jadi Aftershock ke-418 Sejak Gempa Utama M 5,6 pada November Silam

Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.

"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.

Dr. Ing Widjo Kongko pun menjelaskan tentang zona Subduksi di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen tersebar dari Aceh sampai Papua dengan potensi gempa 8,5 SR hingga 9 SR.

Baca Juga: Gempa Susulan Cianjur Total Sebanyak 418 Kali Per Hari Ini, Tak Ada Potensi Tsunami dan Mulai Stabil

"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongkom.

Jadi berdasarkan keterangan ahli, gempa yang disebabkan oleh sesar berbeda dengan gempa megathrust

Hal ini disampaikan oleh Daryono bahwa sesar tidak dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi megathrust.

Selain itu aktivitas gempa bumi megathrust pun tidak semudah itu bisa mempengaruhi pergerakan sesar-sesar yang berada di sekitar pusat gempa megathrust.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.