Gempa Susulan M 1,9 di Cianjur Hari ini Jadi Aftershock ke-418 Sejak Gempa Utama M 5,6 pada November Silam

Gempa Susulan M 1,9 di Cianjur Hari ini Jadi Aftershock ke-418 Sejak Gempa Utama M 5,6 pada November Silam
Gempa Susulan M 1,9 di Cianjur Hari ini Jadi Aftershock ke-418 Sejak Gempa Utama M 5,6 pada November Silam

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi susulan (aftershock) masih mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hingga hari ini, Kamis 15 Desember 2022, pukul 18:00 WIB tercatat sudah 418 kali terjadi gempa susulan di wilayah ini.

Terakhir, aftershock terjadi pada pukul 08:56:56 WIB pagi tadi, dengan Magnitudo 1.9.

Baca Juga: Gempa Susulan Cianjur Total Sebanyak 418 Kali Per Hari Ini, Tak Ada Potensi Tsunami dan Mulai Stabil

Melalui akun resmi Twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada hari ini, menginformasikan bahwa terjadi gempa susulan M 1.9 di 6 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 10 kilometer."

Pusat gempa berada pada koordinat 6,85 Lintang Selatan (LS), dan 107,09 Bujur Timur (BT). BMKG belum menginformasikan tentang wilayah mana saja yang merasakan getaran gempa.

BMKG menekankan, informasi tersebut diambil beberapa menit setelah terjadi gempa.

Baca Juga: Peneliti Geodesi Ungkap Wilayah dan Alur Gempa Megathrust yang Berpotensi Tsunami 34 Meter, Bali Termasuk?

"Parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat, kecuali telah dianalisis ulang seismolog," ujar BMKG.

Sebelumnya, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyatakan, sudah terjadi lebih dari 400-an aftershock. "417 gempa susulan di Cugenang, Cianjur, Mulai Stabil", ucap Daryono melalui unggahan di akun Twitternya pada Kamis 15 Desember 2022, pukul 06:28 WIB.

Daryono menyatakan kekuatan dan frekuensi ratusan gempa susulan tersebut semakin lama semakin melemah.

Baca Juga: Sesar Naik Flores Sebabkan Gempa Bumi Bali dan Beberapa Kali jadi Sumber Gempa Mematikan

Infomasi yang disampaikan Daryono tersebut terjadi sebelum gempa susulan berkekuatan M 1.9. Artinya, gempa ini menjadi gempa susulan ke 418.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mencatat, total gempa bumi susulan (Aftershock) dari gempa utama 5.6 magnitude di Kabupaten Cianjur, Jabar per hari ini (Kamis, 15 Desember 2022) telah terjadi 418 aftershock.

Sedangkan, menurut Data BMKG Jawa Barat menunjukkan gempa susulan atau aftershock semakin mengecil per 21 November hingga hari ini, Kamis 15 Desember 2022.

Baca Juga: Sesar Baribis Aktif Didasarkan dari Alat Deteksi Gempa, Ahli: Takutnya Sedang Mengakumulasi Energi

Tercatat, gempa susulan yang terjadi sejak gempa utama magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur per 21 November 2022 sebanyak 104 kali, lalu pada 22 November 2022, 55 kali.

Kemudian gempa susulan pada 23 November 2022 sebanyak 20 kali, 24 November 2022  35 kali aftershock.

Pada 25 November 2022 tercatat 37 kali, lalu di 26 November 2022 sebanyak 18 kali.

Baca Juga: Gempa Bumi di Bali Magnitudo 5,2, Mana Saja Wilayah yang Terdampak? Simak Selengkapnya di Sini

Pada 27 November 2022 tercatat 25 aftershock, dan di 28 November 2022, 19 kali.

Pada 29 November 2022, aftershock sebanyak 23 kali, di 30 November 2022 sebanyak 12 kali.

Kemudian 1 Desember 2022 sebanyak 15 kali, 2 Desember 2022 13 kali dan 3 Desember 2022, aftershock hanya 4 kali.

Baca Juga: Sejarah Gempa Merusak di Karangasem Bali, Terjadi Sejak Tahun 1963 dengan Magnitudo 5,9

Tercatat pada 4 Desember naik menjadi 6 kali, 5 Desember tercatat 3 aftershock.

6 Desember terjadi 6 gempa susulan, 7 Desember 3 gempa susulan, 8 Desember naik menjadi 8 gempa susulan.

Pada 9 Desember tercatat bertambah 2 kali aftershock. Kemudian 11 Desember 2022 terjadi 2 kali.

Pada 12 Desember 2022 aftershock nihil, dan tanggal 13-14 Desember 2022 ada peningkatan cukup signifikan yakni 7 kali aftershock.

Baca Juga: Pengertian Gempa Megathrust dan Sejarahnya di Pulau Jawa: Ternyata Sudah Terjadi Berulang Kali!

Dan terakhir hari ini, 15 Desember terjadi 1 kali aftershock.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jawa Barat tercatat gempa susulan tertinggi magnitude 4.3 dan terkecil magnitude 1.0.

Ratusan gempa tersebut merupakan efek dari gempa bermagnitudo 5.6 yang sempat mengguncang Cianjur. Gempa besar ini terjadi pada 21 November lalu.

Gempa di Cianjur menyebabkan lebih dari 334 orang meninggal dunia, 593 luka berat. Tercatat, 114.683 jiwa mengungsi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gempa bumi susulan
# gempa Cianjur
# Magnitudo
# gempa susulan
# BMKG
# gempa bumi
# Cianjur
# gempa

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.