AYOJAKARTA.COM-- Baru-baru ini istilah Sesar Baribis sering didengar masyarakat usai gempa Cianjur terjadi.
Disebutkan sesar-sesar yang masih aktif itu menjadikan Pulau Jawa rentan ancaman gempa tektonik, Sesar Baribis salah satunya.
Sesar Baribis membentang dari Banten melewati Jakarta hingga Majalengka.
Indonesia yang berada di tengah cincin pasifik, membuat negara ini rawan bencana.
Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari akan bahaya besar yang sewaktu-waktu bisa menimpa.
Baca Juga: Sudah Coba SocialSpy WhatsApp? Bisa Sadap WA Lewat Google
Salah satu daerah yang masuk dalam potensi bencana gempa sebab dilewati Sesar Baribis adalah DKI Jakarta.
Demikian dalam penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Scientific Reports Nature pada (16/06 /2022), oleh Widiantoro dan Tim.
Dilansir dari kanal YouTube Seputar iNews, menilik Sesar Baribis yang memiliki potensi gempa di Jakarta dan sekitarnya.
Penelitian tersebut menemukan potensi gempa Sesar di Selatan Jakarta yang dipicu oleh Sesar patahan arah rekahan akibat pergeseran lempeng bumi yakni Baribis.
Sesar Baribis disebutkan juga memiliki panjang 100km berupa segmen-segmen dengan ukuran yang bermacam-macam.
Sesar Baribis yang masih aktif mempunyai estimasi laju geser hingga 5 milimeter per tahun.
Dijelaskan pula tentang Sesar Baribis pada Bagian Barat masih dalam keadaan terkunci.
Bagian terkunci dari Sesar Baribis inilah yang disebut-sebut menyebabkan DKI Jakarta dan sekitarnya memiliki potensi bencana gempa di masa yang akan datang.
Baca Juga: Gempa Megathrust 9,1 M dan Tsunami Dahsyat Mengancam Pulau Jawa, Jakarta Akan Terdampak?
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono juga membahas terkait keadaan Sesar Baribis.
"Bahkan kita tidak tahu apakah segmen sesar yang ini benar-benar sedang dalam akumulasi energi," ungkap Daryono.
"Yang pasti harus tetap waspada karena memang sudah di jalur Start, kita harus menyiapkan bangunan yang tahan gempa atau aman gempa," tambah Daryono.
Sesar Baribis disebutkan tidak berpotensi Tsunami karena sumbernya yang berada di daratan.
Namun aktivitas terkini Sesar Baribis belum diketahui secara pasti.
Meski begitu, masyarakat tetap dihimbau untuk tetap waspada dalam adanya ancaman Sesar Baribis ini.
Upaya mitigasi mengenai dampak Sesar Baribis pun harus disiapkan sejak kini.
Salah satunya dengan membuat bangunan tahan gempa, bukan hanya gedung, hotel, apartemen.
Akan tetapi bangunan rumah atau tempat tinggal masyarakat, ke depannya juga diharapkan bisa tahan gempa.***

Share this article
Simak penjelasan ahli berikut ini terkait bagian Sesar Baribis yang masih terkunci dan membuat Jakarta rawan gempa di masa depan