AYOJAKARTA.COM - Usai Netflix menayangkan film dokumenter soal kasus meninggalnya Mirna Salihin yang disebut karena kopi sianida Jessica Wongso, kemudian banyak menyita perhatian publik.
Sejumlah nama kembali menjadi sorotan dalam kasus kopi sianida, dari pelaku, Otto Hasibuan pengacara Jessica Wongso, ayah korban hingga Sandy Salihin kembaran Mirna Salihin.
Usai film dokumenter tersebut tayang, tak sedikit warganet yang justru membela Jessica Wongso dengan menganggap bahwa ia tidak bersalah atas segala tuduhan, namun tak sedikit juga yang tetap yakin bahwa dialah yang membunuh Mirna.
Setelah banyak warganet yang membela Jessica dalam kasus kopi sianida, Sandy Salihin kembaran dari Mirna Salihin kemudian membuka suara.
Melalui akun Instagram storynya, Sandy Salihin meminta kepada publik untuk melihat semua jalannya persidangan kasus kopi sianida tersebut.
Ia berharap agar publik tidak hanya menyimpulkan dari sekedar film dokumenter yang hanya satu jam.
“Please watch the real trial not just because of one hour Documentary you can get all your conclusion (Tolong tonton sidang sebenarnya bukan hanya karena satu jam Dokumenter Anda bisa mendapatkan semua kesimpulan Anda),” tulis @made_s88 dalam Instagram story pribadinya.
Seperti diketahui, kasus kopi sianida ini cukup fenomenal pada jamannya.
Baca Juga: Top 20 Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023, UI Lebih Unggul dari UGM?
Meski sudah 2016 silam, masyarakat Indonesia masih mengingat betul bagaimana persidangan kasus tersebut yang membutuhkan waktu panjang.
Kini, Jessica harus mendekam di penjara selama 20 tahun atas putusan hakim pada kasus Mirna.
Jessica sebelumnya diketahui juga pernah ditawari oleh sang pengacara, Otto Hasibuan untuk mengajukan grasi ke Presiden.
Namun, Jessica menolak karena persyaratannya harus mengakui perbuatannya.
Sementara Jessica mengatakan bahwa dirinya tidak mau mengakui perbuatan yang tidak dia lakukan.***

Share this article
Saudara kembar Mirna Salihin yakni Sandy Salihin ikut berkomentar usai banyaknya dukungan untuk Jessica Wongso karena film dokumenter