AYOJAKARTA.COM – Sekian lama terpendam, kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang melibatkan terpidana Jessica Wongso kembali menyeruak.
Pada 6 Januari 2016 Wayan Mirna Salihin yang merupakan sahabat Jessica Wongso diketahui tewas usai minum es kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia Jakarta.
Dari hasil penyelidikan, kepolisian kemudian menemukan bukti keterlibatan Jessica Wongso atas kematian Wayan Mirna Salihin.
Jessica Wongso dipercaya telah mencampur air kopi pesanan Mirna dengan serbuk sianida hingga membuahkan kematian.
Dari serangkaian sidang yang dilakukan, Jessica Wongso kemudian ditetapkan sebagai terpidana dengan vons hukum selama 20 tahun.
Jessica dianggap telah melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang membuatnya harus mendekam dalam tahanan.
Baca Juga: Viral Video Ayah Mirna Salihin Keceplosan Punya Botol Racun Sianida, Eh Panik Langsung Diralat!
Namun usai film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso tayang, sejumlah warganet menilai ada sejumlah keganjilan.
Dalam salah satu tayangan wawancara, ayah Mirna yakni Edi Darmawan sempat mengaku memiliki botol sianida.
Menyadari ada kekeliruan dalam pernyataannya, Edi Darmawan langsung berusaha mengalihkan maksud pernyataan.
Salah seorang warganet pemilik akun instagram @*ualfollowersindo kemudian memberi komentar untuk membuka kembali kasus tersebut.
Sehubungan dengan polemik dibalik kematian Mirna, Kuasa Hukum Jessica Wongso dalam sebuah siniar bersama Karni Ilyas memberi tanggapan.
Menurut Otto Hasibuan, sejak awal dirinya sangat meyakini bahwa Jessica Wongso tidak bersalah sehingga ia bersedia melakukan pembelaan.
Baca Juga: Otto Hasibuan Siapkan Rencana PK, Babak Baru Kasus Jessica Sianida?
“Saya tidak berani 100 persen mengatakan dia tidak bersalah, tapi 99,99 persen dia tidak bersalah,” jelas Otto.
Otto menilai, terkait kasus kopi sianida telah terjadi tragedi hukum di Indonesia yang sangat memalukan dan menyedihkan.
Kematian Mirna yang seharusnya tidak menjadi persoalan, menurut Otto justru berubah menjadi perhatian pada detik-detik sebelum Mirna dikuburkan.
“Kita nonton di Netflix, ketika ini mau dikuburkan Krisna Murti datang dan berkata kepada ayahnya Mirna bahwa anaknya diracuni,” ungkap Otto.
Leboh lanjut Otto menyayangkan pernyataan tersebut, sebab pernyataan Krisna tidak didahului dengan proses otopsi serta pengambilan sampel.
Anggapan atas kematian Mirna yang diduga karena diracun tanpa melalui proses otopsi, menurut Otto merupakan persoalan membingungkan.
Baca Juga: Otto Hasibuan Bongkar Alasan Jessica Wongso Tolak Tawaran Ajukan Grasi, Jawabannya Bikin Trenyuh
Kematian Presiden Amerika John F Kennedy serta Marilyn Monroe merupakan salah satu contoh akan pentingnya proses otopsi atas suatu kasus hukum.
Pentingnya otopsi, Otto menambahkan juga sudah dicontohkan langsung oleh Ferdy Sambo yang tetap membawa jenazah Joshua meski sudah tewas.
“Semuanya di otopsi, kecuali Jessica, salah apa Jessica?” tanya Otto seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat, 6 Oktober 2023 dari kanal Youtube Karni Ilyas Club. ***

Share this article
Dalam salah satu tayangan wawancara, ayah Mirna yakni Edi Darmawan sempat mengaku memiliki botol sianida.