AYOJAKARTA.COM – Induk media sosial TikTok yakni Bytedance dikabarkan dikabarkan sedang menggarap platform e-commerce yakni TikTok Shop.
Sempat ditutup pada beberapa hari yang lalu, beredar informasi jika TikTok Shop akan kembali tampil sebelum 11.11 yakni di bulan November 2023.
Bahkan beredar informasi jika Bytedance tengah menggeber karyawannya, khususnya para engineer untuk mengejar dan memproduksi TikTok Shop.
Yakni agar siap digunakan sebelum tanggal kembar yakni 11.11 pada 11 November 2023 mendatang.
Baca Juga: Benarkah TikTok Shop Dibuka Lagi pada 10 November 2023 Mendatang? Cek Faktanya di Sini
Terkait informasi bahwa TikTok Shop yang akan aktif kembali ini, Menteri Perdagangan yaitu Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memberikan penjelasan.
Dalam wawancaranya bersama Atta Halilintar di kanal YouTube Need A Talk, Mendag Zulhas mengatakan bahwa hingga saat ini belum TikTok Shop belum akan dibuka kembali.
Menurutnya sampai saat ini belum ada permohonan dari pihak TikTok untuk mengurus izin e-commerce.
“Per hari ini, apakah ada berita TikTok Shop bakal dibuka?” tanya Atta Halilintar.
Baca Juga: TikTok Shop Kembali Dibuka 10 November 2023, Benarkah? Simak Faktanya!
“Belum, karena belum memohonkan,” jawab Mendag Zulhas.
Menteri Perdagangan menuturkan bahwa pemerintah menghargai upaya TikTok untuk mengikuti yang dikeluarkan oleh pemerintah.
“Tapi kita hargai, TikTok begitu kita revisi Permendag 50 tahun 2022 menjadi Permendag 31 tahun 2023, TikTok kirim surat mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” ungkapnya.
Menurut Mendag Zulhas, pemerintah tidak melarang TikTok untuk berjualan, tapi platform digital seluruhnya diatur agar membedakan mana media sosial dan mana e-commerce.
Baca Juga: Kontroversi Pedagang Tanah Abang Meminta Penutupan E-Commerce Lainnya Setelah TikTok Shop
Selain itu perkembangan platform digital sangat cepat, sedangkan aturan dari pemerintah ketinggalan zaman.
Maka dari itu yang dilakukan saat ini yaitu menyesuaikan dengan perkembangan zaman dengan mengatur platform digital.
Yaitu untuk bisa memberikan manfaat yang lebih besar dan optimal kepada semua pihak, utama tentu untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.
Mendag Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak menolak dan menutup TikTok, bukan mematikan UMKM, tetapi mengaturnya menjadi lebih baik.
“Jadi kita tidak tolak, kita tidak nutup. Tapi mengatur,” ujarnya.
Baca Juga: Tiktok Shop Ditutup, Sejumlah Pedagang Tanah Abang Masih Keluhkan Pendapatannya yang Redup
Terkait kemungkinan TikTok Shop bakal dibuka kembali, Mendag Zulhas mengatakan bahwa sampai saat ini TikTok sebagai sosial media masih tetap bisa beroperasional, bisa juga melakukan promosi tapi tidak untuk berjualan.
“Kalau TikTok sebagai sosial media buka terus, kalau mau TikTok apa nari-nari bisa, dia sosial media oke," kata dia.
"Kalau dia mau iklan, mau promosi namanya sosial commerce seperti TV, ada hiburan. ada iklan, ada promosi tapi buka warung nggak boleh,” lanjutnya.
Jadi bisa dikatakan untuk saat ini TikTok Shop belum akan dibuka karena belum ada permohonan dari pihak TikTok kepada pemerintah.
Namun, pemerintah tidak menutup kemungkinan jika TikTok mengurus izin menjadi e-commerce agar TikTok Shop comeback di Indonesia.**

Share this article
Induk media sosial TikTok yakni Bytedance dikabarkan dikabarkan sedang menggarap platform e-commerce yakni TikTok Shop.