GEGER! Rismon Sianipar Bongkar Sosok yang Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso, Sebabkan Objek Jadi Blur Kabur

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso kembali mencuat ke publik hingga banyak mendapatkan perhatian.

Hal ini tidak lain usai tayang film dokumenter dari Netflix yang bertajuk ‘Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso’ hingga membuat kasus 7 tahun lalu kembali viral.

Usai rilisnya tayangan Netflix ini membuat publik bertanya-tanya, apalagi banyak temuan-temuan baru yang muncul.

Baca Juga: Mengatasi Kendala Akses ke WhatsApp Web: Terapkan 5 Langkah Ini

Sehingga banyak orang berspekulasi dan merasa bahwa Jessica Wongso tidak bersalah dalam kematian Wayan Mirna Salihin.

Kasus kopi sianida ini membuat salah satu ahli yang pada saat persidangan didatangkan oleh kubu Jessica Wongso kembali buka suara.

Saksi ahli ini adalah Rismon Sianipar yang pada saat awal kasus kematian Mirna Salihin ditunjuk oleh kuasa hukum Jessica Wongso sebagai saksi ahli digital forensik.

Sejak tahun 2016 di mana kasus kematian Mirna Salihin disidangkan, Rismon Sianipar meyakini bahwa CCTV kafe Olivier yang dijadikan sebagai alat bukti merupakan hasil dari rekayasa.

Dalam sebuah podcast yang ditayangkan dalam kanal YouTube Diskursus Net, ahli digital forensik ini membongkar beberapa hal yang mengejutkan.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango Langsung Bicarakan Penangkapan Eks Caleg PDIP Harun Masiku

Menurutnya bukti bahwa CCTV kasus Jessica Wongso ini direkayasa dapat dilihat dari resolusi yang berbeda dari kamera yang ada.

“Saya sampaikan bahwa saya temukan dengan membandingkan dua BAP, saya temukan bahwa dalam satu kamera berbeda rentang satu jam itu memiliki resolusi yang berbeda satu FHD full high definition, yang satu mengatakan standard definition dan itu rekayasa,” ujar Rismon dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Diskursus Net, Selasa (28/11/2023).

Lebih lanjut saksi ahli yang pada saat itu di pihak Jessica Wongso ini mengungkapkan bahwa dirinya membandingkan BAP dari dua ahli digital forensik yakni Christopher Rianto dan Muhammad Nuh Al-Azhar.

Rismon Sianipar meyakini bahwa dari dua ahli digital forensik dilihat dari hasil BAP masing-masing, yang melakukan rekayasa adalah Muhammad Nuh.

Ia mengatakan bahwa Muhammad Nuh melakukan downscaling yang menyebabkan objek menjadi kasar dan kabur.

“Muhammad Nuh, dia yang melakukan downscaling. Downscaling itu menyebabkan objek menjadi kasar dan kabur,” ungkapnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Lihat Panjang Jari Telunjuk untuk Ungkap Sisi Positif dan Negatif dalam Dirimu

“(Muhammad Nuh menyatakan itu SD atau standard definition) iya itu rekayasa dan itu pantang untuk dilakukan,” tegasnya.

Mengapa Rismon Sianipar menyatakan bahwa hasil BAP Muhammad Nuh lah yang tidak benar karena menurut dia FHD resolusinya lebih tinggi.

Sedangkan SD yang disampaikan dalam BAP Muhammad Nuh maka hasil video dalam resolusi yang lebih rendah sehingga informasi menjadi lebih rendah.

“Yang kita lihat saat ini kualitas videonya di bawah HD, blur, buram, berbayang, artifaknya kasar, pinggir-pinggir tepi itu kasar. Itu akibat dari scaling down dari 1920 ke 960,” ujar Rismon.

Saksi ahli yang pada saat persidangan berada di kubu Jessica Wongso ini kembali menegaskan bahwa dirinya menuduh Muhammad Nuh yang melakukan rekayasa CCTV berdasarkan fakta BAP yang ada.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Apakah Kamu Lebih Cenderung Memaafkan atau Memendam? Temukan Sisi Sejatimu Melalui 10 Pertanyaan Singkat Ini

“(Yang melakukan rekayasa) Muhammad Nuh Al-Azhar, saya menuduh berdasarkan fakta BAP,” tegasnya.

Bukan hanya Muhammad Nuh saja yang diduga melakukan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso, Rismon juga mengatakan bahwa ahli digital forensik Christopher juga melakukan hal yang sama.

“Akhirnya kan saya temukan bahwa Christopher Hariman Rianto juga melakukan rekayasa,” kata dia.

Terkait apa motif keduanya melakukan rekayasa, Risman Sianipar mengatakan tidak mengetahui pasti dan hanya mereka berdua yang tahu.

Namun dirinya menegaskan bahwa akibat dari rekayasa tersebut berdampak pada penggiringan opini dan yang jelas merugikan Jessica Wongso.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Muhammad Nuh
# Christopher Rianto
# Wayan Mirna
# BAP
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# rekayasa
# Netflix
# CCTV
# Fakta
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.