Otto Hasibuan Ungkap Kelakuan Mencurigakan Hani Sebelum Mirna Tewas, Benarkah Akan Ikut Dilaporkan?

Mirna Salihin dan Hani
Mirna Salihin dan Hani

AYOJAKARTA.COM - Upaya Kuasa Hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus kopi sianida rupanya terus mengungkap banyak fakta baru.

Bahkan beberapa waktu lalu ada pihak seperti hakim BG dan sosok DS yang diduga melakukan pelanggaran di dalam kasus Jessica Wongso ini sudah dilakukan pelaporan terhadap pihak kepolisian.

Harapan Otto Hasibuan dalam laporan tersebut adalah dapat membongkar fakta sebenarnya soal siapa pembunuh Wayan Mirna Salihin dan mencari keadilan bagi Jessica Wongso.

Baca Juga: Otto Hasibuan Beberkan Bukti Dugaan Hani Beri Keterangan Palsu saat Sidang Kasus Jessica Wongso: Jelas Dia Bilang...

Sekaligus mencari bukti-bukti baru untuk bisa membebaskan Jessica Wongso dari hukum yang kini menjeratnya.

Baru-baru ini, ada hal mengejutkan yang diungkapkan oleh Otto soal kelakuan salah seorang sahabat Jessica dan Mirna yang juga saksi di kasus kopi sianida.

Sahabat tersebut adalah Hani yang selama ini juga banyak dicurigai publik soal keterlibatannya di kasus ini.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Harapannya Untuk Kasus Jessica Wongso Kepada Polisi, Sebut Ada Oknum yang Menyimpang

Ada fakta baru yang dibeberkan Otto soal kelakuan Hani yang mencurigakan khususnya sebelum Mirna tewas.

Bahkan Otto juga mencurigai bahwa Hani telah melakukan kesaksian palsu di dalam persidangan Jessica Wongso.

Otto mengungkapkan bahwa sebelum Mirna Tewas, rupanya Hani juga ikut meminum kopi yang diduga telah menewaskan Mirna saat itu.

Baca Juga: Tegaskan Laporan Tak Ditolak, Otto Hasibuan Beri Bocoran Kasus Jessica Wongso Akan Naik PK dalam Kurun Waktu Ini

Namun saat dipersidangan Hani justru tidak mau mengakui bahwa dirinya ikut meminum kopi tersebut.

Hal tersebut terungkap usai Dokter yang memeriksa Mirna pertama kali mengungkapkan bahwa ada tiga orang yang datang untuk di cek kesehatannya.

Selain Mirna yang memang dalam kondisi sudah tak sadarkan diri, ada lagi satu sosok yaitu Hani ikut dicek kesehatannya oleh Dokter dari Rumah Sakit Waluyo.

"Dokter yang dari ini saja, dokter dari Rumah Sakit Waluyo di persidangan itu kan jelas dia bilang saya memeriksa, ya kan. Waktu itu ada datang tiga orang," ujar Otto seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (4/12/2023).

Hani yang diketahui meminta ikut diperiksa dokter, dikatakan Otto ketakutan saat itu karena mengaku telah meminum kopi Mirna.

Baca Juga: Diapresiasi Langsung oleh Otto Hasibuan karena Membela Jessica Wongso, Ini Opini Warganet Soal Eddy Hiariej

Namun sayangnya, pada saat persidangan, Hani tidak mengakui bahwa ia meminumnya dan hanya mencicipi lalu melepeh.

"Hani waktu di persidangan mengatakan ditanya apa saudara minum? Dia bilang tidak, saya hanya mencicipi dan melepeh," kata Kuasa Hukum Jessica.

Pengakuan Hani pun berbanding terbalik dengan pengakuan dokter di Rumah Sakit Waluyo.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Sisi Horor Kasus Jessica Wongso, Sebut DVR CCTV dari Kafe Olivier

"Tetapi dokter ini yang di dokter Waluyo menceritakan dalam persidangan datang bernama Hani, dia ketakutan panik karena dia merasa meminum kopi itu juga," terang Otto.

"Sehingga dia takut juga jangan-jangan mati seperti Mirna, dan dia akhirnya dokter bilang kenapa? Apa kau minum? Iya saya minum, akhirnya diobatilah dibaringkanlah si Hani diperiksa, ternyata nggak ada apa-apa," lanjutnya sambil meniru beberapa kalimat dokter saat itu.

Di persidangan pun saksi dokter tersebut kembali ditegaskan oleh Jaksa Penuntut Umum soal minum dan mencicipi.

Baca Juga: Meski Sudah 5 Kali Uji, Kejaksaan Agung Sebut Penegakan Hukum pada Kasus Jessica Wongso Bisa Saja Khilaf

Sang dokter tegas menjawab bahwa Hani saat itu mengaku meminum bukan mencicipi kopi Mirna.

Otto kemudian membandingkan, bahwa antara meminum dan mencicipi tentu suatu konteks yang berbeda.

Dan Hani memberikan pengakuan berbeda saat itu, maka dia pun dicurigai telah membuat kesaksian palsu pada kasus Jessica Wongso.

Yang mana tentu saja kesaksian Hani saat itu turut andil memberatkan posisi Jessica Wongso.

Namun Otto belum mengungkapkan langkah lanjutan soal dugaan kesaksian palsu dari Hani apakah akan dilaporkan atau tidak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hani
# Jessica Wongso
# Mirna Salihin
# Otto Hasibuan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).