AYOJAKARTA.COM – Mahfud MD resmi mengundurkan diri dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).
Surat pengunduran diri langsung diberikan Mahfud MD pada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Mahfud mengungkapkan bahwa terdapat tiga poin yang disampaikan dalam surat pengunduran diri tersebut.
Pertama adalah ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah mengangkatnya menjadi Menko Polhukam.
Baca Juga: Deretan Kontroversi Mahfud MD Saat Jadi Menkopolhukam, Terbaru Soal Kebohongan di Kasus Ferdy Sambo
Kemudian yang kedua adalah substansi berisikan permohonan pengunduran diri dan yang ketiga adalah permohonan maaf.
"Saya mohon maaf kepada beliau kalau memang ada masalah-masalah yang kurang saya laksanakan dengan baik," ucap Mahfud MD dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Kamis (1/2/2024).
Mahfud MD menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Jokowi hanya berlangsung kurang lebih selama 10 menit.
Pertemuan tersebut disampaikan Mahfud MD penuh dengan kegembiraan dan tak ada ketegangan di dalamnya.
Baca Juga: Pengamat: Variabel Elektoral Bukan Pertimbangan Utama Mahfud Mundur dari Kabinet
Mahfud menyampaikan bahwa pertemuan tersebut lebih seperti bicara dari hati ke hati.
"Alhamdulillah Bapak Presiden sama dengan saya, kita bicara dari hati ke hati, penuh dengan kekeluargaan, sama-sama tersenyum, tidak ada ketegangan apapun, kita tersenyum, bergembira, bercerita masa lalu, ketika kita mulai bekerja," tutur Mahfud MD.
Dari pertemuan tersebut, Mahfud mengungkapkan bahwa Jokowi merespons dengan ucapan terima kasih karena telah menemaninya dalam membangun Indonesia.
“Terima kasih sudah membantu empat tahun dan dengan baik tidak ada masalah, beliau tadi yang menyebut bahwa saya paling lama menko beliau,” tutur Mahfud.
Adapun alasan Mahfud MD mengundurkan diri adalah karena maju sebagai peserta Pilpres 2024 mendampingi Ganjar Pranowo.***

Share this article
Mahfud MD ungkap isi surat pengunduran dirinya sebagai Menko Polhukam dan bagaimana respons dari Jokowi.