Kerjakan TWK, TIU atau TKP Terlebih Dahulu? Peserta CPNS 2024 Wajib Tahu Strategi Ini!

Mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu antara TWK, TIU dan TKP? Ini strateginya!
Mana yang perlu dikerjakan terlebih dahulu antara TWK, TIU dan TKP? Ini strateginya!

AYOJAKARTA.COM - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan impian banyak orang di Indonesia.

Namun, ujian seleksi CPNS sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) adalah bagian dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas.

Dalam situasi ini, penting bagi peserta untuk memiliki strategi yang tepat dalam mengatur waktu dan energi agar dapat menjawab semua soal dengan maksimal.

Lalu, mana yang sebaiknya dikerjakan lebih dulu, TWK, TIU, atau TKP? Dirangkum dari akun TikTok @skillacademy, simak strateginya berikut ini.

1. Mulailah dengan Soal TKP

Baca Juga: Intip Tingkat Keketatan 18 Formasi Lulusan SMA/Sederajat di Intansi Pusat pada Tes CPNS 2024

Strategi yang paling disarankan oleh banyak peserta CPNS yang berhasil adalah memulai dengan TKP yang biasanya berada di nomor 66-110.

Mengapa? Karena soal TKP memiliki format yang panjang dan membutuhkan waktu cukup lama untuk membaca serta memahami skenario yang diberikan.

Jawaban TKP juga tidak memiliki opsi benar atau salah, tetapi lebih pada penilaian berdasarkan skala yang harus dipahami dengan cermat.

Dengan menyelesaikan TKP terlebih dahulu, peserta dapat menggunakan daya konsentrasi yang masih segar untuk mengerjakan soal yang membutuhkan pemahaman mendalam.

Jika TKP ditunda hingga akhir, risiko kelelahan mental bisa meningkat dan waktu yang tersisa mungkin tidak cukup untuk menyelesaikan soal dengan baik.

Selain itu, karena soal TKP panjang, mengerjakannya terlebih dahulu juga membantu meminimalkan rasa cemas tentang kekurangan waktu.

Baca Juga: Apa Itu Burekol yang Berimbas Pada Penyaluran Bansos KPM?

2. Lanjutkan dengan Soal TIU

Setelah TKP selesai, strategi berikutnya adalah mengerjakan TIU yang biasanya terletak di nomor 35-65.

Soal TIU menuntut keterampilan berhitung, penalaran logis, serta kemampuan verbal. Karena tipe soal ini sering kali memerlukan perhitungan atau pemikiran yang lebih dalam, sangat penting untuk menghadapi TIU dalam kondisi yang masih segar.

Dalam TIU, peserta mungkin akan dihadapkan dengan soal matematika yang memerlukan waktu untuk menghitung dan soal penalaran yang butuh perhatian penuh.

Jika dikerjakan setelah TKP, peserta masih memiliki energi yang cukup untuk fokus pada soal yang bersifat teknis ini.

Selain itu, dengan menyelesaikan TIU sebelum TWK, peserta akan merasa lebih lega karena sudah melalui soal-soal yang membutuhkan banyak waktu berpikir.

Baca Juga: Cara Mudah Cek Status Pencairan KIP Kuliah 2024 Lewat HP! Ayo Ikuti Langkah-Langkah Berikut

3. Akhiri dengan Soal TWK

Tahap terakhir yang disarankan adalah mengerjakan TWK yang biasanya terletak di nomor 1-30.

Meskipun soal TWK sering kali memiliki pilihan jawaban yang panjang, biasanya soal-soalnya tidak sepanjang TKP.

TWK berisi pertanyaan seputar sejarah, UUD, Pancasila, dan wawasan kebangsaan lainnya, sehingga cenderung lebih mengandalkan hafalan daripada penalaran mendalam.

Mengakhiri dengan TWK adalah strategi yang baik karena setelah menyelesaikan soal TKP dan TIU yang membutuhkan konsentrasi lebih, peserta dapat beralih ke soal-soal yang lebih bersifat hafalan.

Meskipun demikian, tetap penting untuk memperhatikan manajemen waktu, karena TWK juga memerlukan pemahaman yang kuat akan materi kebangsaan yang cukup luas.

Terlepas dari urutan strategi tersebut, pada akhirnya pilihan urutan soal yang akan dikerjakan pertama tetap bergantung pada kenyamanan dan kekuatan masing-masing peserta.

Baca Juga: Rincian Bantuan Sosial yang akan Diterima KPM hingga Akhir September 2024, Ada yang untuk Kalangan Terbatas!

Hal terpenting adalah peserta CPNS wajib memahami kelebihan dan kelemahannya serta mengelola waktu sebaik mungkin agar bisa mengerjakan soal-soal SKD dengan maksimal.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# TIU
# TKP
# CPNS 2024
# TWK
# SKD
# strategi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.