Sidang PK Kasus Vina-Eky akan Berujung dengan Adegan Anti Klimaks? Ini Pandangan Hakim Agung Periode 2011-2018

Hakim Agung periode 2011-2018, Gayus Lumbuun.
Hakim Agung periode 2011-2018, Gayus Lumbuun.

AYOJAKARTA.COM – Sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus kematian sejoli Vina-Eky, ditengarai merupakan gambaran nyata dari sistem peradilan di Indonesia yang perlu dibenahi.

Mengacu pada rangkaian proses penegakan hukum di tingkat awal, kasus tewasnya Vina-Eky pada 2016 silam hingga hari ini masih menuai beragam polemik.

Akibat dari adanya kesimpangsiuran tersebut, masyarakat hari ini seperti dituntut untuk bisa kembali merunut setiap aspek terkait kasus kematian Vina-Eky.

Karena itu, berbagai upaya menyangkut hasil akhir dari sidang PK terhadap kasus tersebut perlu secara cermat dan mendalam dikaji oleh Mahkamah Agung.

Selain mempertimbangkan keadilan sosial yang telah diatur Undang-Undang, peran Hakim Agung sebagai pemutus perkara juga harus jernih dan steril dari berbagai asumsi dan opini.

Baca Juga: Jutek Bongso Yakin Vina-Eky Tewas karena Kecelakaan, Kuasa Hukum Rudiana: Itu Bagian dari Rencana Pengalihan

Pernyataan terkait peran Mahkamah Agung dalam kasus Vina-Eky tersebut merupakan pandangan dari Hakim Agung periode 2011-2018, Gayus Lumbuun.

“Saya cenderung memperhatikan social justice bukan street justice, kita utamakan kepada bagaimana legal justice itu mengatur,” terang Gayus, dikutip dari kanal YouTube Nusantara TV, Selasa, 1 Oktober 2024.

Seorang Hakim Agung, menurut Gayus harus memiliki kemampuan sebagai penengah yang berdiri penuh keyakinan sebagai penyeimbang dari dua situasi bertentangan.

Mentalitas yang wajib dimiliki oleh seorang Hakim Agung, menurut Gayus bukan sekedar pengalaman dan jam terbang terhadap suatu perkara.

Lebih mendalam lagi, seorang Hakim Agung juga dituntut untuk mampu bersikap tegas dan proporsional serta tidak berpihak kepada siapapun.

“Hakim itu di tengah, kalau tidak tegas dan lemah setiap orang akan dibebaskan; kalau terlalu represif dianggap tidak adil,” imbuhnya.

Baca Juga: Disebut Bawahan Iptu Rudiana Terkejam saat Interogasi Tersangka Kasus Vina-Eky, Aris Papua Buka Suara

Berdasarkan pada konsep tersebut, Gayus menilai Hakim Agung pemutus perkara kasus Vina-Eky akan dihadapkan pada situasi yang tidak mudah untuk diputuskan.

Karena itu, Gayus menilai bahwa proses untuk mencapai keadilan menyangkut kasus Vina-Eky akan dihadapkan dengan banyaknya muatan sosial.

Sehubungan dengan peran Hakim Agung dalam kasus Vina, Teuku Nasrullah selaku pengamat hukum ikut memberi pandangan.

Menurutnya, hal yang perlu digaris bawahi dan menjadi sandaran pokok dalam sidang PK para terpidana kasus Vina-Eky bukanlah prosesi sidang PK-nya.

Sidang PK merupakan sebuah fasilitas atau atribut dari negara yang memang diperuntukkan secara khusus bagi para pencari keadilan atas sebuah peristiwa hukum.

Baca Juga: Ahli Hukum Pidana Ungkap Potensi Vonis Hukum Bagi Enam Terpidana Kasus Vina-Eky

Atas dasar pemahaman tersebut, Teuku Nasrullah menilai Peninjauan Kembali bukanlah pembuka borok sistem peradilan di Indonesia.

“Bukan PK yang membuka borok, tetapi kasus Vina ini yang membuka borok,” jelas Teuku dalam sebuah diskusi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gayus Lumbuun
# Vina Cirebon
# sidang pk

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.