AYOJAKARTA.COM -- Dalam sidang PK Saka Tatal dan enam terpidana kasus kematian pasangan Vina-Eky, nama Aris Papua berulangkali disebut.
Melalui keterangan yang disampaikan oleh saksi Aldi di ruang sidang, Aris Papua ditengarai menjadi eksekutor bagi para tersangka kasus kematian Vina-Eky.
Selain Aris Papua, kesaksian di ruang sidang juga menyebut peran penting Iptu Rudiana dalam penanganan kasus Vina-Eky.
Akibat kesaksian tersebut, tidak sedikit warganet yang kemudian menyoroti rekam jejak dan kehidupan Aris Papua sebagai anggota polisi.
Sehubungan dengan maraknya pemberitaan terkait dugaan tindak kekerasan yang dilakukan pada tahun 2016, Aris Papu menyatakan sanggahan.
Ditemui secara eksklusif, Aris Papua yang digambarkan sebagai sosok paling antagonis mengaku tidak pernah bertugas di Ciko atau Cirebon Kota.
Baca Juga: Ahli Hukum Pidana Ungkap Potensi Vonis Hukum Bagi Enam Terpidana Kasus Vina-Eky
“Itu tidak benar karena itu fitnah, saya dinasnya di Polresta Cirebon yang ada di Sumber, dan kejadian itu saya tidak pernah tahu,” ungkap Aris.
Lebih lanjut, Aris menyebut tidak pernah mengenal para tersangka yang kini menjadi terpidana maupun saksi pemberi keterangan di ruang sidang.
Selain itu, Aris Papua juga secara tegas menyatakan tidak pernah menjadi bawahan atau Anak Buah dari Iptu Rudiana.
“Saya tidak pernah sama sekali jadi anak buahnya Bapak Rudiana, dan pokoknya intinya itu fitnah,” tegas Aris saat diwawancarai.
Bukan hanya tidak mengenal sosok Aldi dan para tersangka, Aris Papua juga mengaku tidak mengetahui tentang kasus yang terjadi pada Agustus 2016.
Namun demikian, Aris Papua tidak menampik saat ditanyai perihal nama Gugun Gumilar yang merupakan rekan kerjanya di kepolisian.
Pertama kali berdinas di Papua pada tahun 2000, Aris mengaku pindah tugas di Cirebon pada tahun 2007 bertempat di Polres Kabupaten.
“Sampai sekarang saya nggak pernah pindah dinas di Polresta Cirebon Kabupaten yang ada di Sumber,” ungkap Aris.
Terkait dengan isi keterangan yang telah disampaikan di ruang sidang, Aris Papua mengaku ingin bertemu langsung dengan saksi Aldi.
Keterangan yang disampaikan Aldi di ruang sidang dan menjadi konsumsi publik, menurut Aris harus segera disikapi.
Bukan saja karena sudah mencemarkan nama baiknya, tetapi juga karena keterangan yang disampaikan Aldi turut berdampak pada keluarga dan anak-anak.
Disebutnya nama Aris Papua di dalam ruang sidang sebagai orang paling kejam, menurut Aris terbilang sudah sangat merugikan.
“Padahal saya tidak pernah kenal, dan kasus Vina juga tidak pernah tahu,” pungkas Aris Papua bersama istrinya.***

Share this article
Disampaikan oleh saksi Aldi di ruang sidang, Aris Papua ditengarai menjadi eksekutor bagi para tersangka kasus kematian Vina-Eky.