AYOJAKARTA.COM--Helikopter yang mendarat darurat dan ditumpangi rombongan Kapolda Jambi pada Minggu 19 Februari 2023 lalu, akhirnya ditemukan.
Satu persatu korban telah berhasil dievakuasi, termasuk Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono BB berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan melalui jalur udara pada Selasa 21 Februari sore.
Tepatnya pada pukul 16.38 WIB, dan dievakuasi menggunakan Helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara.
Terkait kondisi terkini Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono saat ini berada di Posko Merangin dan sedang melakukan stabilisasi.
Apabila telah stabil, Kapolda Jambi akan dibawa menuju RS Bhayangkara Jambi.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Mulia Prianto seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun Instagram @warungjurnalis.
"Sekarang stabilisasi kondisi beliau di Posko Merangin. Jika sudah stabil, langsung diterbangkan ke Jambi, Rumah Sakit Bhayangkara Jambi," ujarnya.
Mulia juga menerangkan bahwa kondisi Irjen Pol Rusdi Hartono saat ini dalam kondisi sadar.
Meskipun begitu, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono tetap mengalami luka, tangan kanan patah, dan mengeluhkan sakit di bagian punggung.
Diberitakan sebelumnya bahwa helikopter milik rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono mengalami pendaratan darurat di desa Tarmisi, Kecamatan Batang Maringin, Kabupaten Kerinci.
Helikopter milik Polri itu berangkat pada pukul 09.25 dengan penumpang antara lain ada Kapolda Jambi, Dirreskrimun Polda Jambi, Dirpolairud Polda Jambi, Spripim Polda Jambi dan 3 kru heli.
Baca Juga: Fakta-Fakta di Balik Kecelakaan Helikopter Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono
Helikopter tersebut dikatakan melakukan pendaratan darurat pada pukul 11.02 waktu setempat.
Diketahui bahwa helikopter yang jatuh tersebut membawa rombongan Kapolda Jambi yang hendak bertugas melaksanakan kunjungan kerja di Polres Kerinci.
Seluruh rombongan yakni 8 orang telah berhasil di evakuasi oleh tim SAR gabungan.***

Share this article
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono BB berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan melalui jalur udara pada Selasa 21 Februari sore.